Laba BTPN Syariah (BTPS) Naik 23% Jadi Rp 945 Miliar per Kuartal III 2025
PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mencatatkan laba bersih mencapai Rp 945 miliar hingga kuartal ketiga tahun ini, naik 23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini terutama ditopang oleh penurunan beban provisi mencapai 43% dari Rp 1,11 triliun menjadi Rp 631 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, penyaluran pembiayaan BTPS dalam sembilan bulan pertama tahun ini turun 5% secara tahunan menjadi Rp 9,8 triliun. Margin bunga bersih pun turun 3% menjadi Rp 3,56 triliun.
Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad menjelaskan, kualitas pembiayaan menjadi fondasi utama yang menopang pertumbuhan laba bersih Bank secara konsisten selama tiga kuartal berturut-turut.
"Kedisiplinan dan kekompakan nasabah menjadi kekuatan utama dalam menjaga kualitas pembiayaan dan pertumbuhan kinerja Bank. Kami bersyukur, dapat melewati periode ini dengan baik, memastikan pembiayaan yang terjaga kualitasnya menjadi upaya kami untuk memastikan kinerja keuangan yang tetap solid," ujar Fachmy pada Selasa (28/10/2025).
Upaya ini, menurut dia, tak lepas dari pendampingan intensif yang dilakukan oleh Community Officer (CO), sebagai ujung tombak dalam melayani masyarakat inklusi. BTPN Syariah terus memperkuat kapasitas Community Officer melalui berbagai program pengembangan talenta internal.
Selain memberikan pendampingan secara intensif, BTPN Syariah juga menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi kedisiplinan nasabah melalui berbagai bentuk program reward. Penghargaan mencakup insentif bagi individu dengan riwayat pembayaran yang baik, hadiah untuk sentra-sentra yang menunjukkan kekompakan dan semangat BDKS, hingga Program Umrah Satu Pesawat untuk sentra inspiratif.
"Kami berharap apresiasi ini tidak hanya menjadi motivasi bagi nasabah untuk terus konsisten menjalankan empat perilaku unggul, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sentra-sentra lain di berbagai penjuru negeri.” ujar Fachmy.