Buka 35 Outlet, Champ Resto Ubah Rugi Jadi Laba Rp 62,3 Miliar

Gokanaresto.com
Perusahaan jaringan restoran Champ Resto dikabarkan tengah mengkaji rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO)
Penulis: Lona Olavia
31/3/2023, 14.48 WIB

PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) mampu membalik laba bersih dari negatif di tahun 2021, menjadi Rp 62,3 miliar di tahun 2022. Perolehan laba didorong oleh rekor penjualan baru di tahun 2022.

Emiten yang memiliki dan mengelola enam brand restoran di Indonesia yakni Gokana, Raa Cha, Monsieur Spoon, Platinum, BMK dan Chopstix membukukan penjualan Rp 1,26 triliun atau tumbuh sebesar 60,3% dibandingkan dengan tahun 2021. 

Chief Financial Officer Champ Resto Indonesia Christopher Supit mengatakan, angka ini merupakan rekor tertinggi perseroan, bahkan 16,4% lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi pre-pandemi pada tahun 2019, walaupun dengan masih merebaknya Omicron pada kuartal pertama 2022 lalu.

“Selain penjualan yang bertumbuh, kami juga mencatat pertumbuhan EBITDA sebesar 34,7% dari Rp 198 miliar di 2021 menjadi Rp 266,6 miliar di tahun 2022. Hal ini terlepas dari adanya tekanan inflasi global sepanjang 2022,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (31/3).

Adapun pada tahun 2022, perseroan melakukan ekspansi outlet baru sebanyak 35.

Chief Operating Officer Champ Resto Indonesia Hade Mboi mengatakan, hal ini sejalan dengan rencana manajemen yang telah diungkapkan pada saat persiapan IPO tahun lalu untuk melanjutkan ekspansi.

Lebih lanjut untuk menggenjot performa perusahaan di tahun 2023, perseroan akan menambah sub-brand baru untuk memperkuat positioning brand. “Kami telah menandatangani lebih dari 40 kontrak untuk pembukaan outlet baru,” ucapnya.

Fokus utama perseroan masih dengan pengembangan Gokana, Raa Cha dan Monsieur Spoon. Mirip dengan 2022, pembukaan outlet Gokana dan Raa Cha lebih banyak berfokus ke daerah suburban dan luar Jabodetabek, termasuk luar pulau Jawa.

“Di tahun 2023 ini kami berencana untuk masuk ke kota–kota baru di Jawa dan Sumatera, seperti Palembang, Lampung, Bengkulu, dan Pekanbaru,” kata Hade.