Gilarsi Wahju Setijono Mengundurkan Diri dari Dirut VKTR

Dok. VKTR
Gilarsi Wahju Setijono, Presiden Direktur PT Perminas (Persero).
14/5/2026, 11.30 WIB

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) secara resmi menyampaikan pengunduran diri Gilarsi Wahju Setijono dari jabatannya sebagai direktur utama perseroan

Pengunduran diri tersebut berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan sesuai ketentuan tata kelola perseroan dan peraturan yang berlaku melalui Rapat Umum Pemegang Saham yang sedianya akan digelar pada Selasa (19/5).

“Kami menghormati keputusan Bapak Gilarsi Wahju Setijono dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan bagi perkembangan Perseroan," kata Komisaris Utama VKTR Anindya N. Bakrie dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (14/5).

Lebih lanjut Anindya mengatakan, Dewan Komisaris memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan dengan baik dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Perseroan menegaskan proses ini merupakan bagian dari dinamika kepemimpinan korporasi yang dijalankan secara terukur dan profesional, dengan tetap menjaga kesinambungan arah strategis perusahaan, serta komitmen terhadap seluruh pemangku kepentingan.

VKTR mengapresiasi atas kontribusi, dedikasi, dan kepemimpinan Gilarsi Wahju Setijono selama menjabat sebagai Direktur Utama.

Di bawah kepemimpinannya, perseroan disebut berhasil memperkuat fondasi bisnis, memperluas kolaborasi strategis, mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Salah satu pencapaian penting dalam periode tersebut adalah peresmian fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik di Magelang, Jawa Tengah, yang menjadi bagian dari komitmen VKTR dalam mendukung transformasi mobilitas hijau sekaligus penguatan industri dalam negeri.

“Yang terpenting, arah strategis VKTR tetap kuat dan berkesinambungan. Perseroan akan terus fokus pada penguatan fundamental bisnis, penciptaan nilai jangka panjang, serta komitmen kepada seluruh pemangku kepentingan,” ungkap dia.

Lebih lanjut, perseroan menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini takkan mempengaruhi operasional bisnis maupun fokus strategis VKTR dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik nasional dan memperkuat rantai pasok industri mobilitas hijau di Indonesia.

Sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap percepatan transisi energi dan pengurangan emisi karbon, lanjut dia, VKTR akan terus menjalankan agenda strategis dalam mendorong pengembangan green mobility, termasuk elektrifikasi transportasi publik dan komersial.

Kemudian penguatan kemitraan strategis, serta pengembangan solusi mobilitas rendah emisi yang relevan dengan kebutuhan pasar nasional.

VKTR juga dinyatakan tetap konsisten mendukung penguatan industri lokal dan peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) melalui pengembangan ekosistem manufaktur, kolaborasi dengan industri karoseri nasional, serta penguatan rantai nilai kendaraan listrik di Indonesia.

Perseroan meyakini pengembangan industri kendaraan listrik nasional harus berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas industri domestik guna menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Perseroan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait proses transisi kepemimpinan sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Antara