Kekayaan Global Naik, Hanya Tersisa 40% Penduduk Dunia Harta di Bawah Rp152 Juta
Laporan Kekayaan Credit Suisse 2024 menunjukkan, kekayaan penduduk dunia meningkat pada 2023. Jumlah penduduk dengan kekayaan di bawah US$ 10 ribu atau Rp 152 juta (kurs rerata 2023: Rp 15.225 perUS$) bahkan turun dari 75% pada 2000 menjadi 40% pada 2023.
Total kekayaan global pada akhir 2023 mencapai sekitar US$454 triliun, naik 4,2% dibandingkan tahun sebelumnya setelah penurunan 2,8% pada 2022. Nilai kekayaan global ini melonjak empat kali lipat dibandingkan tahun 2000 yang mencapai US$ 118 triliun.
Chief Economist UBS Global Wealth Management Paul Donovan menjelaskan, dunia semakin kaya di semua segmen. Proporsi orang di dunia dalam golongan kekayaan terendah telah menyusut sejak 2008, sedangkan proporsi orang di setiap golongan kekayaan lainnya telah tumbuh.
"Persentase orang dewasa dalam golongan kekayaan terendah, di bawah US$ 10.000, hampir berkurang setengahnya antara tahun 2000 dan 2023," ujar Donovan dikutip dari laporan tersebut.
Menurut laporan Credit Suisse, sebagian besar orang ini naik ke golongan kedua yang jauh lebih luas, yakni dengan kekayaan US$ 10 ribu hingga US$ 100 ribu. Jumlah orang-orang dengan kekayaan itu meningkat lebih dari dua kali lipat.
Credit Suisse juga melihat peningkatan pada jumlah orang-orang dengan kekayaan melebihi US$ 1 juta atau Rp 15,25 miliar hingga tiga kali lipat.
"Dalam setiap kelompok kekayaan dan dalam jangka waktu apa pun, orang cenderung lebih sering naik tangga kekayaan daripada turun," kata Donovan.
Faktanya, menurut analisis Credit Suisse, sekitar satu dari tiga orang pindah ke kelompok kekayaan yang lebih tinggi dalam satu dekade. Meskipun pergerakan ekstrem naik dan turun tangga jarang terjadi, hal itu bukan hal yang tidak pernah terjadi.
Bahkan lompatan dari bawah ke atas adalah kenyataan bagi sebagian penduduk. Namun, kemungkinan menjadi lebih kaya cenderung menurun seiring berjalannya waktu.
Mereka juga mencatat, jumlah jutawan terus meningkat dan mencapai 1,5% penduduk dunia pada 2023. Amerika Serikat memiliki jumlahn jutawan, yaitu hampir 22 juta orang atau 38% dari total jutawan dunia. Tiongkok berada di posisi kedua dengan lebih dari enam juta orang, kira-kira dua kali lipat jumlah Inggris, yang berada di posisi ketiga.