[Foto] Imbas Nilai Tukar Rupiah Melemah, Harga Onderdil Motor Naik

Katadata/Fauza Syahputra
Penulis: Fauza Syahputra
Editor: Yuliawati
9/6/2026, 15.00 WIB

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang kini telah menyentuh Rp18.058 per dolar AS berimbas pada naiknya harga suku cadang motor.

Berdasarkan pantauan Katadata.co.id di salah satu bengkel di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, harga beberapa onderdil kendaraan roda mengalami kenaikan hingga 10%.

"Oli motor naik lebih dari Rp 20 ribu, kalau untuk harga ban kurang lebih naik dari Rp 15 sampai Rp 20 ribu," ujar Resti karyawan bengkel kepada Katadata.co.id, Selasa (9/6)

Oli motor jenis Motul harganya melonjak dari Rp 65 menjadi Rp 78 ribu dan oli merek MPX2 dibanderol Rp 77 ribu dari sebelumnya Rp 56 ribu. Sementara itu salah satu ban merek Federal harganya naik dari Rp 212 ribu menjadi Rp 228 ribu.

Resti menjelaskan bahwa kenaikan harga spare part yang terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri 2026 tersebut membuat permintaan jasa perbaikan dan penjualan onderdil motor di bengkel ini menurun.

"Sebelum harga (suku cadang) naik, konsumen yang datang itu ramai dan antre hingga luar bengkel," jelasnya sambil menunjukkan suasana bengkel.

Kenaikan harga spare part ini juga dirasakan oleh salah satu pengendara, Yaya. "Pengaruh sekali, biasanya ganti oli itu Rp 40 ribu, sekarang jadi Rp 60 ribu," ujarnya.

Ia yang berprofesi sebagai pengemudi ojek daring dan sehari-hari menggunakan sepeda motor pun berharap pemerintah dapat mencari solusi untuk menguatkan nilai tukar rupiah sehingga harga onderdil motor dapat kembali turun seperti sebelumnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Fauza Syahputra