RMKE Capai Volume Muatan Batu Bara Tertinggi pada Desember 2023

Katadata
Kapal pengangkut batu bara yang diperasikan RMKE.
30/1/2024, 12.39 WIB

PT RMK Energy Tbk (RMKE) berhasil memuat 110 tongkang dengan total volume 880,9 ribu metrik ton (MT) batu bara pada Desember 2023. Volume tersebut meningkat signifikan, yakni 119% secara bulanan (MoM) dan merupakan volume muatan tongkang bulan Desember tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Jika dibanding periode yang sama tahun lalu, volume muatan tongkang ini meningkat 16,8% secara tahunan (YoY). Hingga periode Desember 2023, RMKE telah memuat 962 tongkang dengan total volume 7,6 juta MT batu bara.

Sementara itu, penjualan batu bara RMKE mencapai 340,6 ribu MT, atau meningkat 182,6% (MoM) pada Desember 2023. Secara total, hingga Desember 2023 RMKE menjual 2,4 juta MT batu bara.

Angka tersebut cenderung stabil dibanding periode yang sama tahun lalu, meski operasional sempat terhenti karena pembenahan operasional sejak September 2023. Pembenahan operasional itu merupakan syarat administrasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Penjualan batu bara yang stabil pada 2023 tersebab permintaan batu bara yang cenderung meningkat, baik secara nasional maupun global.

Direktur Utama RMKE Vincent Saputra mengatakan, kinerja operasional muatan tongkang dan volume penjualan batu bara tahun 2023 telah mencapai target perseroan. Masing-masing sebesar 70% dan 84,5%.

“Pencapaian pada bulan Desember ini merupakan hasil upaya RMKE untuk mengutamakan peningkatan implementasi good corporate governance yang baik dengan penyelesaian sanksi administratif kepada pihak terkait. Sehingga, secara berkelanjutan dapat beroperasi secara normal ke depannya,” ungkapnya dalam pernyataan tertulis, Selasa (30/1).

RMKE juga mempertahankan kinerja tepat waktu atau on-time performance bongkar kereta pada 2023 menjadi 3:24 jam per kereta. Waktu tersebut lebih cepat 45 menit dibanding waktu bongkar kereta pada tahun sebelumnya, yakni 4:09 jam.

Selain waktu bongkaran yang lebih efisien dan efektif, penggunaan bahan bakar pun menurun 5% (YoY).

Secara rata-rata, rasio penggunaan bahan bakar per MT batu bara pada Desember 2023 masih lebih efisien 1,9% (YoY) dibanding pada Desember 2022. Secara nominal, angka penggunaan bahan bakar RMKE menurun, dari 0,90 liter/MT tahun 2022, menjadi 0,88 liter/MT tahun berikutnya.

Vincent optimistis RMKE dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik di tahun ini.

“Selain mengejar target operasional dan finansial, ke depannya RMKE akan fokus pada peningkatan tata kelola perusahaan yang lebih baik lagi guna mencapai kinerja operasional positif dan tanggung jawab sosial yang sangat baik. Sehingga, (perseroan) memberikan nilai tambah bagi para stakeholders,” urainya.