Indonesia Maritime Week 2025 Perkuat Daya Saing Industri Maritim Indonesia

Katadata
Indonesia Maritime Week 2025
6/5/2025, 12.47 WIB

Indonesia saat ini bersiap menjadi sorotan utama di panggung industri maritim berskala dunia melalui gelaran Indonesia Maritime Week (IMW) 2025. IMW adalah konferensi maritim terbesar perdana di Tanah Air yang dihadiri oleh ribuan pelaku industri maritim global pada 26-28 Mei mendatang.

Mengangkat tema Asia’s Maritime Leadership: Connectivity, Sustainability, and Digitalization, IMW menjadi momentum penting industri maritim nasional unjuk gigi di level global.

Perhelatan ini merupakan inisiatif strategis Kementerian Perhubungan bersinergi dengan Indonesian National Shipowners’ Association (INSA), PT Pertamina International Shipping (PIS), dan PT Pelindo (Persero).

Pada media briefing Indonesia Maritime Week 2025, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Capt. Antoni Arif Priadi menyampaikan, perhelatan ini diharapkan dapat menunjukkan peran Indonesia dalam pembentukan agenda industri shipping global.

Antoni berharap akan semakin banyak kerja sama yang terjalin antara perusahaan luar negeri dengan industri maritim nasional. Karena semakin banyak investasi dapat membuat industri shipping lebih berkembang lagi di masa depan.

“Lebih lanjut, kolaborasi antar pemain industri diharap dapat menjadi solusi untuk menghadapi tantangan global,” ujar Antoni berdasarkan keterangan tertulis, Selasa (6/5).

Perhelatan internasional ini akan mempertemukan pelaku industri, pembuat kebijakan, akademisi dan inovator dalam industri maritim global. Salah satu tokoh yang akan hadir dalam perhelatan ini adalah Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO) Arsenio Dominguez.

Selain kehadiran berbagai tokoh maritim dunia, kesempatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk harmonisasi regulasi serta diskusi strategi peningkatan infrastruktur pelabuhan. Hal itu diikuti dengan implementasi praktik keberlanjutan di bidang maritim.

Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto menambahkan, Indonesia Maritime Week akan dikembangkan menjadi agenda tahunan. Nantinya IMW, akan membahas topik yang menjadi sorotan di industri maritim untuk membantu memecahkan masalah dan mengutilisasi kolaborasi regional untuk kemajuan bersama.

"Sejumlah tantangan untuk peningkatan daya saing pelayaran nasional merupakan suatu hal yang butuh dukungan seluruh pihak, baik industri, regulator, lembaga pendidikan pelaut dan lainnya untuk menjawabnya di acara IMW 2025,” ujar Carmelia dalam keterangan yang sama.

Direktur Perencanaan Bisnis PIS Eka Suhendra mengatakan PIS mendukung pelaksanaan IMW, dan menilai momen saat ini tepat untuk berdiskusi dengan para pemain global. Terjalinnya diskusi dapat mempersiapkan tantangan industri maritim di tengah situasi ketidakpastian ekonomi.

Eka pun menerangkan pentingnya mengambil lesson learned  atau pembelajaran dari perusahaan internasional dalam momentum IMW ini nanti. Pembelajaran yang didapat diharapkan bisa membantu menjaga performa perusahaan untuk beradaptasi dengan tren global terkini.

"Serta membahas topik-topik penting seperti digitalisasi dan sustainability, yang saat ini juga tengah dikembangkan di kapal-kapal PIS," ujar Eka dalam kesempatan yang sama. 

Direktur Strategi Pelindo Prasetyo mengatakan, pengadopsian teknologi baru juga merupakan salah satu isu yang menjadi daya tarik bagi Pelindo, yang tengah melakukan transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Apalagi, industri maritim Indonesia memiliki keunikan tersendiri sebagai negara kepulauan dan berada di lokasi yang strategis.

"Tentunya kita selama pelaku industri harus berkolaborasi untuk membentuk ekosistem maritim nasional kita yang lebih kuat dan berdaya saing," ujar Prasetyo.

Indonesia Maritime Week 2025 menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mengembangkan industri maritim nasional yang lebih kuat dan mandiri.

Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi, diharapkan Indonesia mampu memperkuat resiliensi rantai pasok nasional dan meningkatkan daya saing industri maritim di pasar global.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.