PT Mulia Boga Raya Tbk (MBR), anak usaha PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) sekaligus produsen keju asli Indonesia, Prochiz, kembali menggelar Festival KreaChiz, festival kuliner berbasis makanan keju terbesar di Indonesia.
Menyusul keberhasilan penyelenggaraan perdananya di Bandung pada tahun 2025, Festival KreaChiz 2026 kali ini hadir di Botani Square Mall, Bogor, pada 15–17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Festival KreaChiz 2026 merupakan pengembangan yang lebih matang dari gelaran tahun sebelumnya.
Kali ini Prochiz memperluas skala festival dengan menghadirkan 30 stan kuliner dengan tema Semua Jadi Spesial , serta rangkaian program yang lebih beragam mulai dari panggung hiburan, kompetisi keluarga, area khusus anak, hingga permainan tradisional khas Hari Kemerdekaan.
Peluang ini muncul di tengah masih rendahnya tingkat konsumsi masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi keju per kapita masyarakat Indonesia berkisar 1,3 juta per tahun, jauh tertinggal dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.
Bagi Prochiz, kondisi ini justru mencerminkan besarnya ruang pertumbuhan pasar keju olahan nasional ke depan. Potensi ini sejalan dengan tren positif industri kuliner nasional.
Berdasarkan data Kementerian Ekonomi Kreatif, subsektor kuliner menyumbangkan sekitar 40,27 persen terhadap PDB ekonomi kreatif, sekaligus menyerap 15,58 juta tenaga kerja, dengan 57 persen di antara generasi muda berusia di bawah 42 tahun.
Pertumbuhan ini turut ditopang oleh semakin tingginya kreativitas pelaku kuliner Indonesia dalam mengolah bahan modern menjadi sajian yang familiar dengan lidah lokal.
Dari keju leleh pada aneka jajanan kaki lima, kudapan kekinian bercita rasa keju, hingga perpaduan keju dengan bumbu khas Nusantara, kreativitas ini menjadi salah satu pendorong utama semakin populernya keju di tengah masyarakat luas, sekaligus panggung yang ingin terus dirayakan Prochiz lewat Festival KreaChiz.
Direktur Utama MBR, Dede Patmawidjaja, mengatakan pengembangan konsep Festival KreaChiz 2026 merupakan bentuk komitmen Prochiz untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai kekayaan rasa dan fungsi keju dalam kuliner sehari-hari.
“Festival KreaChiz 2026 adalah langkah lanjutan dari perjalanan yang kami mulai di Bandung tahun lalu. Kami ingin membawa pengalaman ini ke level yang lebih besar, lebih meriah, dan lebih dekat dengan masyarakat, khususnya di momen Hari Kemerdekaan yang penuh semangat kebersamaan,” ujar Dede.
Sebagai pemimpin pasar produk keju olahan di Indonesia, Prochiz menjadikan Festival KreaChiz sebagai bentuk apresiasi bagi pelaku kuliner lokal yang selama ini turut berkontribusi mempopulerkan olahan keju kepada masyarakat Indonesia.
Inisiatif ini sejalan dengan misi Prochiz untuk mengkejukan masyarakat dan memasyarakatkan keju dengan cara yang kreatif dan inklusif.
Adapun, Brand Ambassador Prochiz, Chef Renatta Moeloek, ikut menyampaikan antusiasmenya pada gelaran Festival KreaChiz 2026.
“Setiap tahun saya melihat semakin banyak talenta kuliner lokal yang berani berkreasi dengan keju. Di Festival KreaChiz bukan sekadar ajang jualan, tapi ruang belajar dan berbagi ide, di mana keju bisa menjadi bahan yang mengubah hidangan sederhana menjadi sesuatu yang lebih spesial. Tidak heran, keju Prochiz kerap menjadi pilihan para chef, terutama karena konsistensi rasa dan kemudahannya diadaptasi ke berbagai jenis hidangan,” kata Renatta.
Festival KreaChiz 2026 berlangsung selama tiga hari dengan sejumlah agenda utama. Pertama, Pasar Kuliner menghadirkan 30 stan kuliner kuras dengan menu berbahan dasar Prochiz.
Di KreaChiz Stage, pengunjung bisa mengikuti olahraga pagi bersama salah satu pusat kebugaran di Bogor, berkaraoke bersama komunitas, hingga menyaksikan penampilan musik dari NPD dan Rizky Febian.