POJ City turut mendukung penyelenggaraan Mooncake Festival 2026 sebagai ruang perjumpaan masyarakat yang memadukan tradisi, seni, kuliner, sejarah, dan kebersamaan di kawasan Pecinan Semarang. Dukungan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di kawasan Pecinan.
Marketing POJ City, Astrid Violeta, mengatakan Mooncake Festival 2026 berlangsung semarak dan menjadi salah satu kegiatan budaya yang penting untuk terus dilestarikan. Menurutnya, perayaan seperti ini dapat menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat luas, sekaligus memperkuat kebersamaan.
“Mooncake Festival 2026 ini rasanya cukup semarak. POJ City sangat mengapresiasi dan acara seperti ini memang perlu dilestarikan dan kita rayakan bersama. Karena untuk kedepannya, dengan keberagaman suku dan budaya, hal itu dapat merangkul kehangatan dan kebersamaan,” ujar Astrid saat ditemui di Gang Warung, Semarang, Jumat (25/9/2026).
Selain dari sisi budaya, Astrid melihat penyelenggaraan Mooncake Festival 2026 turut memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi di Semarang. Kehadiran berbagai pelaku UMKM serta antusiasme masyarakat dan pengunjung membuat kawasan Pecinan semakin ramai selama festival berlangsung.
“Dari segi ekonomi tentunya sangat meramaikan dan mendongkrak kegiatan UMKM. Yang itu akan pastinya sangat mendukung kegiatan ekonomi di daerah, khususnya di daerah Semarang,” katanya.
Menurut Astrid, antusiasme tidak hanya terlihat dari para pelaku UMKM yang terlibat dalam festival, tetapi juga dari masyarakat dan pengunjung yang datang menikmati berbagai rangkaian kegiatan.
“Keramaian, crowd-nya juga mereka dari UMKM-nya sendiri, juga pendatang tamunya sendiri sangat antusias dengan kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Astrid menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat juga menjadi catatan positif bagi penyelenggaraan kegiatan serupa ke depan. Dukungan terhadap Mooncake Festival 2026 menjadi bagian dari komitmen POJ City untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan yang memperkuat interaksi masyarakat dan menghidupkan aktivitas di Kota Semarang.
Kehadiran festival budaya seperti ini menurutnya tidak hanya menjaga keberlanjutan tradisi, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berinteraksi dengan masyarakat yang lebih luas.
Melalui kolaborasi antara komunitas, pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pihak pendukung, Mooncake Festival 2026 diharapkan dapat terus menjadi bagian dari agenda budaya Kota Semarang yang mempertemukan keberagaman sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian lokal.