Mie Sedaap Cup menghadirkan varian terbaru, Mie Sedaap Cup Goreng Pedas Dinamit, yang memadukan cita rasa manis dan gurih dengan sensasi pedas cabai rawit.

Produk ini menyasar konsumen Gen Z melalui inovasi rasa sekaligus pengalaman menikmati makanan yang lebih praktis dan menyenangkan.

Melalui produk ini, lini mie instan dari WINGS Food tersebut ingin memperkuat kedekatannya dengan Gen Z yang dikenal dinamis dan gemar mencoba hal baru.

Brand Manager Mie Sedaap Cup, Yohana Adityarini mengatakan, Gen Z memiliki karakter yang dinamis dan senang mengeksplorasi berbagai pengalaman, termasuk dalam memilih makanan.

“Karena itu, Mie Sedaap Cup ingin menjadi brand yang bukan hanya hadir lewat produk yang praktis dan enak, tetapi juga melalui pengalaman yang fun, playful, dan engaging. Kami ingin mengajak anak muda untuk play it your way dan menikmati setiap momen dengan lebih seru,” ujar Yohana dalam keterangan resmi.

Preferensi Gen Z terhadap makanan pedas menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan varian terbaru ini. Berdasarkan survei Jakpat pada Desember 2024 terhadap 1.155 responden Gen Z, sebanyak 61% menyukai mi goreng, sedangkan 68% menyukai makanan pedas.

Kedua preferensi tersebut menjadi peluang bagi Mie Sedaap Cup untuk menghadirkan produk yang menggabungkan format mi goreng dengan sensasi pedas cabai rawit asli. Melalui Goreng Pedas Dinamit, konsumen dapat menikmati perpaduan rasa tersebut dalam kemasan cup yang lebih praktis.

Yohana mengatakan, inovasi produk dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan pasar dan perubahan preferensi konsumen, khususnya kalangan muda. Menurutnya, mi instan goreng masih memiliki potensi untuk dikembangkan, sementara cita rasa pedas menjadi salah satu pilihan yang dekat dengan Gen Z.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang sesuai dengan karakter mereka, bisa menikmati sensasi pedas yang menggigit tapi nggak over, tetap enjoyable dan bisa create spicy fun moment with Sedaap Cup,” kata Yohana.

Pengembangan Goreng Pedas Dinamit juga menjadi bagian dari strategi Mie Sedaap Cup dalam memperluas portofolio produk. Sebelumnya, brand ini telah menghadirkan Rawit Bingit Series yang terdiri atas Mie Sedaap Cup Ayam Jerit, Baso Bleduk, dan Kari Mercon.

Ketiga varian tersebut mencatatkan pertumbuhan penjualan. Bahkan, Mie Sedaap Cup Ayam Jerit menjadi varian dengan penjualan tertinggi kedua setelah Mie Sedaap Cup Goreng.

Di sisi lain, kebiasaan Gen Z dalam menemukan dan mencoba produk baru turut dipengaruhi perkembangan media sosial dan budaya digital. Riset Attest menunjukkan, 73% Gen Z menggunakan media sosial untuk mencari referensi makanan atau food discovery. Sementara itu, 85% responden pernah mencoba setidaknya satu tren makanan viral dalam setahun terakhir.

Data tersebut menunjukkan bahwa media sosial menjadi salah satu saluran yang berperan dalam membentuk ketertarikan Gen Z terhadap tren kuliner. Kebiasaan ini juga membuka peluang bagi brand untuk membangun interaksi dengan konsumen melalui pengalaman yang dapat dibagikan.

Untuk mendekatkan diri dengan target pasarnya, Mie Sedaap Cup turut menghadirkan berbagai rangkaian aktivasi interaktif, mulai dari permainan kelompok hingga tantangan yang melibatkan komunitas. Strategi ini juga menjadi bagian dari upaya brand menghadirkan pengalaman yang tidak terbatas pada konsumsi produk.

Brand Ambassador Mie Sedaap Cup Goreng Pedas Dinamit, Oliver Robert mengatakan, varian terbaru tersebut menawarkan sensasi pedas yang tetap nyaman dinikmati.

“Menurut aku, Mie Sedaap Cup ini very playful dan seru, cocok banget sama Gen Z yang suka eksplorasi dan nggak mau momen sehari-harinya terasa boring,” ujar Oliver.

Mie Sedaap Cup juga menyasar anak muda berusia 12–20 tahun dengan menghadirkan produk yang dapat dinikmati dalam berbagai kesempatan, seperti saat berkumpul bersama teman, bersantai di rumah, maupun ketika bepergian.

“Melalui Goreng Pedas Dinamit, Mie Sedaap Cup ingin mengajak para YOLO Foodies untuk menikmati pengalaman Spicy Fun kapan saja dan di mana saja,” kata Yohana.

Ke depan, Mie Sedaap Cup berencana melanjutkan pendekatan tersebut melalui berbagai aktivitas interaktif bersama komunitas dan kegiatan digital. Sejumlah kegiatan seperti permainan dan playful challenges akan dihadirkan untuk mendorong interaksi sekaligus memberikan ruang bagi anak muda untuk mengekspresikan diri.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.