Ribuan masyarakat Cina tumpah ke jalan untuk melakukan aksi protes penghentian lockdown yang diterapkan oleh pemerintah. Warga meminta agar penguncian wilayah (lockdown) di seluruh Cina dihentikan. Sejumlah aksi protes terjadi di berbagai kota mulai dari Beijing , Xinjiang hingga Sanghai. Aksi demonstrasi tersebut bahkan berujung bentrok karena warga yang diselimuti rasa frustasi atas kebijakan nol Covid yang diterapkan presiden Xi Jinping dalam tiga tahun terakhir.

Dikutip dari Reuters salah seorang warga berteriak meminta pemerintah menghentikan lockdown di sejumlah kota di Cina. “Saya berada disini karena saya mencintai negara saya , namun saya tidak menyukai pemerintah saya, saya ingin bebas tapi tidak bisa” ujar Shaun Xiao salah seorang pengunjuk rasa di pusat keuangan kota Shanghai, dikutip dari Reuters, Senin (28/11/2022).

Di kota Chengdu para demonstran bahkan mengangkat kertas kosong sambal berteriak “ kami tidak menginginkan penguasa seumur hidup dan kami tidak menginginkan kekaisaran” yang diduga memprotes batasan masa jabatan presiden di negara tersebut. Hingga saat ini semua polisi terus disiagakan untuk berjaga-jaga di  berbagai ruas kota Shanghai dan kota lainnya.