ZIGI – Menjelang perayaan HUT RI ke-76, terdapat berbagai aktivitas yang bisa dilakukan untuk mengenang sejarah dan perjuangan para pahlawan demi kemerdekaan bangsa Indonesia. Salah satunya dengan menonton film bertema sejarah Indonesia seperti Darah Garuda (2010) hingga Perburuan (2019).

Selain itu, masih banyak film yang mengangkat sejarah Indonesia. Penasaran apa saja filmnya? Berikut rekomendasi film untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia. Keep scrolling!

1. Merah Putih (2009) 

Merah Putih adalah film yang disutradarai oleh Yadi Sugandi dan dirilis pada tahun 2009 silam. Film pertama dari trilogi Merdeka ini, dibintangi oleh Lukman Sardi, Donny Alamsyah dan Darius Sinathrya. Film Merah Putih menceritakan tentang sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia di tahun 1947, berlatar saat terjadinya peristiwa Agresi Militer Belanda I.

Merah Putih bercerita tentang sosok Amir, seorang muslim yang melepaskan pekerjaannya sebagai guru untuk menjadi taruna. Sementara itu, ada Tomas (Donny Alamsyah), sosok yang pemarah datang dari Sulawesi untuk menjadi tentara.

Tomas datang dari jauh untuk menjadi tentara dalam upaya balas dendam, terhadap tentara Belanda yang telah membantai keluarganya. Ada juga karakter seorang pria yang angkuh bernama Marius (Darius Sinathrya). Kehidupan para taruna muda ini berubah saat tentara Belanda menyerang kamp mereka. Para taruna bersatu untuk melawan Belanda dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

2. Darah Garuda (2010) 

Darah Garuda adalah film kedua dari rangkaian film Trilogi Merdeka, yang disutradarai oleh Yadi Sugandi dan Connor Allyn. Film ini dibintangi oleh Lukman Sardi, Donny Alamsyah, dan Darius Sinathrya. Film kelanjutan dari film Merah Putih ini, mengisahkan sekelompok kadet heroik yang bergerilya di pulau Jawa pada tahun 1947.

Para kadet ini terhubung dengan kantor pusat Jendral Sudirman di mana mereka diberi sebuah tugas rahasia di belakang garis musuh di Jawa Barat. Berbagai tantangan dan rintangan pun harus dihadapi oleh para taruna, dengan menembus ke dalam hutan hingga bertemu kelompok lain dari separatis Islam yang berpotensi berkhianat. Namun, para taruna harus bersatu dan saling percaya untuk mengejar satu tujuan yakni kemerdekaan Indonesia. 

3. Soekarno: Indonesia Merdeka (2013)

Soekarno: Indonesia Merdeka merupakan film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo, yang mengisahkan tentang kehidupan Presiden pertama Indonesia, Soekarno. Film ini dibintangi oleh Ario Bayu dan Maudy Koesnadi. Kisahnya diawali dengan Kusno, pria yang sering sakit-sakitan yang akhirnya diganti namanya menjadi Soekarno.

Sang ayah mengganti nama tersebut karena besar harapan anak kurusnya menjelma menjadi seorang ksatria. Selain kisah perjuangan Soekarno, diceritakan pula lika-liku percintaannya dengan Inggit Garnasih dan Fatmawati.

Dibalik kisah cintanya yang penuh liku, Soekarno adalah sosok pemimpin bangsa Indonesia yang mewujudkan Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Bahkan ia disebut sebagai Bapak Proklamator. 

4. Jenderal Soedirman (2015)

Jenderal Soedirman adalah film yang disutradarai oleh Viva Westi, yang mengisahkan tentang sosok pahlawan bernama Soedierman. Film ini dibintangi oleh Adipati Dolken, Ibnu Jamil, Mathias Muchus, Baim Wong, dan Nugie. Jenderal Soedirman adalah seorang pemimpin perang gerilya, yang mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia walaupun menderita penyakit paru-paru.

Kisahnya dimulai saat Belanda menyatakan secara sepihak bahwa sudah tidak terikat dengan perjanjian Renville, sekaligus menyatakan penghentian gencatan senjata. Jenderal Simons Spoor, Panglima Tentara Belanda memimpin Agresi militer ke II menyerang Yogyakarta. Kala itu, Soekarno-Hatta ditangkap dan diasingkan ke Pulau Bangka.

Jenderal Soedirman yang tengah menderita penyakit berat ini, melakukan perjalanan ke arah selatan untuk memimpin perang gerilya selama tujuh bulan. Ia menelusuri berbagai kedalaman hutan, untuk menyiarkan bahwa Republik Indonesia masih ada dan berdiri kokoh bersama Tentara Nasionalnya. Perjuangan Jenderal Soedirman pun membuahkan hasil, di mana Kerajaan Belanda mengakui kedaulatan RI seutuhnya setelah ditanda tangani Perjanjian Rome Royen. 

5. Kartini (2017)

Kartini aalah film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo, yang mengisahkan tokoh perjuangan emansipasi wanita Indonesia bernama Kartini. Film ini bintangi oleh Dian Sastrowardoyo, yang memerankan sebagai karakter Kartini. Ia tumbuh bersama ibunya bernama Ngasirah (Christine Hakim) yang terbuang dalam rumahnya sendiri.

Sang ibu bukanlah keturunan ningrat, melainkan hanya seorang pembantu. Hal tersebut membuat sang ibu, menjadi sosok yang terbuang. Sedangkan ayah Kartini bernama Raden Sosroningrat (Deddy Sutomo), sosok yang sangat mencintai Kartini.

Kartini adalah sosok yang gigih melawan tradisi turun menurun, untuk berjuang menyetarakan kehidupan manusia baik pria maupun wanita. Kartini berjuang mendapatkan hak pendidikan untuk kaum wanita, dengan mendirikan sekolah untuk kaum miskin. Serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Jepara. 

6. Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta (2018)

Sultan Agung: Tahta, Perjuangan dan Cinta adalah film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film ini mengisahkan tentang sosok Sultan Agung Hanyakrakusuma sebagai raja ketiga Kerajaan Mataram yang memerintah pada tahun 1613 sampai 1646. Diawali dengan cerita sosok Raden Mas Santang (Marthino Lio) harus segera naik takhta sebagai raja, setelah ayahnya Penembahan Hanyokrowatif wafat.

Memimpin kerajaan di usia muda, bukanlah suatu hal yang mudah. Kepemimpinan Raden Mas Santang yang memiliki gelar Sultan Agung, sering diragukan oleh rakyatnya. Bahkan ia harus mengorbankan cintanya pada Lembayung (Putri Marino), karena telah dijodohkan dengan seorang gadis ningrat yang bergelar Ratu Batang (Anindya Putri).

Saat beranjak dewasa, Sultan Agung (Ario Bayu) mulai menunjukkan dirinya sebagai sosok ambisius dan berani untuk menyerang VOC Belanda. Sultan Agung harus berjuang menyatukan kembali kerajaan Mataram yang mulai tercerai berai, di bawah kekuasaan para adipati. Sultan Agung semakin berang, saat VOC mengkhianati perjanjian dengan membangun kantor dagang sendiri di Batavia. Bahkan Sultan Agung menyatakan perang terhadap VOC, kemudian menyerang bentengnya di Batavia. 

7. Perburuan (2019)

Perburuan adalah film sejarah Indonesia, yang disutradarai oleh Richard Oh. Film ini diangkat dari novel berjudul Perburuan karya Pramoedya Ananta Toer, yang berlatar perjuangan kemerdekaan Indonesia pada masa penjajahan Jepang. Film ini mengisahkan tentang pemberontakan pasukan PETA (Pembela Tanah Air) yang melawan Jepang.

Bermula dari sosok Hardo (Adipati Dolken) yang kembali ke kampung halamannya di Blora, membuat ia dilacak dan dikejar oleh tentara Jepang. Untuk menghindari kejaran, Hardo dan sejumlah rekannya menyamar menjadi seorang pengemis. Hardo dikejar oleh tentara Jepang selama satu hari, di saat malam menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Itulah rekomendasi film bertema sejarah Indonesia yang cocok ditonton saat HUT RI ke-76. Dari film Perburuan hingga Merah Putih, adakah yang sudah kamu tonton?

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.