Live Action Snow White Dinilai Rendahkan Penyandang Dwarfisme

Berbagai sumber
Live action Snow White
31/1/2022, 20.42 WIB

ZIGI – Live action Snow White garapan Disney dikritik Peter Dinklage karena dianggap bisa memunculkan stereotipe buruk kepada kelompok masyarakat bertubuh pendek. Disney berjanji akan mengubah alur cerita dari animasi asli. 

Di lain sisi, kelompok masyarakat yang mengalami kelainan dwarfisme (tubuh kerdil) kerap kali jadi sasaran diskriminasi dan pelecehan. Simak berita lengkapnya di sini. 

Baca Juga: Profil dan Biodata Rachel Zegler, Jadi Snow White di Film Disney

Disney Tangapi Kritik Peter Dinklage Terkait Live Action Snow White

Peter Dinklage, yang dikenal sebagai aktor serial Game of Thrones, mengkritik rencana Disney untuk membuat Snow White live action. Dalam podcast WTF Marc Maron, ia mengecam Disney yang memilih untuk menampilkan 7 kurcaci yang tinggal bersama dalam gua.

"Kamu (merujuk pada Disney) melakukan hal maju sekarang ini, tapi kemudian tiba-tiba membuat cerita tentang tujuh kurcaci terbelakang yang tinggal di gua bersama?," ujar Peter Dinklage seperti dilansir The Hollywood Reporter pada Senin, 31 Januari 2022.

Ia juga menyindir Disney yang menjadikan tujuh kurcaci tersebut sebagai asosiasi kelompok masyarakat orang-orang yang memiliki tubuh pendek.

"Saya kira, saya tidak cukup keras (mengkritik Disney)," lanjut Peter. 

Disney kemudian menanggapi pernyataan tersebut pada 25 Januari 2022. Tim produksi tidak berniat ingin menyebarkan stereotipe apa pun tentang kelompok masyarakat bertubuh pendek (dwarf).

“Kami mengambil pendekatan yang berbeda dengan tujuh karakter ini dan telah berkonsultasi dengan anggota komunitas dwarfisme," kata perwakilan Disney.

 

Dalam pernyataan yang sama, Dinsey juga menekankan bahwa film Snow White masih berada di tahap pengembangan yang panjang. Artinya, tim produksi akan terus memberikan kesempatan bagi cerita film untuk menyesuaikan cerita dengan konteks saat ini. 

Pihak Disney memastikan bahwa film ini akan dibangun melalui konsultasi pakar budaya. Rachel Zeglar sendiri didapuk sebagai Snow White. Gal Gadot akan menjadi penyihir. Marc Platt yang sebelumnya menangani live action The Little Mermaid, akan menjadi produser. 

Untuk latar musik akan digarap oleh Benj Pasek dan Justin Paul. Keduanya sempat bekerja untuk film The Greatest Showman (2017) dan Dear Evan Hansen (2021). 

Cerita Snow White Dinilai Tidak Relevan

Snow White pertama kali dirilis pada tahun 1937 oleh Dinsey. Menceritakan putri cantik yang melarikan diri ke hutan dan tinggal bersama 7 kurcaci. Kemudian Snow White berusaha kabur dari serangan penyihir jahat yang iri dengan kecantikan sang putri salju tersebut. 

Pada awal penayangannya, Snow White menjadi karakter Disney paling populer. Ia punya ciri khas rambut hitam dan bibir bewarna merah. Namun seiring perkembangan, konsep tujuh kurcaci sebagai tokoh mulai tidak relevan. 

Kritikan tajam ditulis dalam The Guardian pada 27 Januari 2022. Pasalnya, karakter kurcaci dalam film garapan Grimms bersaudara tersebut dianggap merendahkan kelompok masyarakat yang mengalami dwarfisme. 

Dwarfisme adalah kelainan pada tubuh yang memengaruhi pertumbuhan tulang. Sehingga mereka yang menderita penyakit ini tidak bisa tumbuh tinggi. Beberapa kelompok masyarakat yang menderita penyakit ini menderita diskriminasi hingga pelecehan. 

Film Snow White 1937 telah menanamkan di benak masyarakat bahwa mereka yang tidak tumbuh besar adalah kurcaci. Peter Dinkagle adalah sosok penting karena ia merupakan aktor yang mengubah pandangan orang tentang penderita dwarfisme. 

Kabarnya Disney akan menggunakan teknologi CGI untuk menggambarkan kurcaci dalam live action Snow White. Seperti informasi Peter Dinkagle tidak terlibat dalam proyek ini sama sekali. 

Baca Juga: Rumor Ghost Rider Debut di MCU, Gabriel Luna Bereaksi

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.