Usai Viral, Olvah Alhamid Minta Maaf Atas Sikap Rasis ke Etnis China

Instagram/@olvaholvah
Olvah Bwefar
Penulis: Hadi Mulyono
7/12/2021, 22.33 WIB

ZIGI – Mantan finalis Puteri Indonesia 2015 asal Papua Barat, Olvah Bwefar Alhamid tersandung kasus dugaan perlakuan rasis terhadap etnis China. Akibatnya, Olvah Alhamid dihujat netizen yang menyayangkan aksinya mengingat dia sangat vokal menyuarakan gerakan anti rasisme.

Lantas, seperti apa kronologi perlakuan rasis yang dilakukan Olvah Bwefar Alhamid hingga akhirnya meminta maaf? Benarkah ia pernah mengalami perlakuan yang sama? Langsung saja simak berita selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Alasan Indonesia Tidak Ikut Miss Universe 2021 di Israel

Kronologi Perlakuan Rasisme Olvah Bwefar Alhamid

Olvah Bwefar Alhamid diketahui membuat Instagram Stories di akun pribadinya @olvaholvah beberapa waktu lalu. Dalam video tersebut, tampak Olvah berada di Bandara Soekarno-Hatta bersama rombongan penumpang lainnya.

Akan tetapi, Olvah yang memakai masker tampak marah-marah dengan penumpang yang disebutnya berasal dari China. Olvah menyebut, orang China adalah penyeban Indonesia saat ini dikepung suatu penyakit.

"Saya di Bandara Soekarno-Hatta turun dari pesawat, jalan ke pengambilan bagasi itu bau rokok banget. Tolong banget diperhatikan dong, Nih orang-orang ini nih orang China semua lho, mereka takut sama kita, padahal mereka yang bawa penyakit ke Indonesia. Hey China-china, hey hohahuk,” demikian kata Olvah dikutip Zigi.id pada Selasa, 7 Desember 2021.

Unggahan itu pun viral di media sosial hingga tersebar ke platform lainnya seperti TikTok dan Twitter. Imbasnya, Olvah Bwefar Alhamid banjir hujatan netizen yang kecewa dengan perkataannya.

 

Klarifikasi Olvah Bwefar Alhamid

Usai menuai kontroversi, akhirnya Olvah Bwefar Olvah Alhamid angkat bicara untuk memberi klarifikasi. Lewat sebuah video berdurasi sekitar 4 menit yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Olvah Bwefar mengaku menyesali perbuatannya. 

"Saya ingin meminta maaf sebesar-besarnya sedalam-dalamnya, terhadap apa yang saya bilang di dalam video itu, yang seharusnya tidak saya lakukan," ucap Olvah Bwefar membuka penjelasannya.

Ia menegaskan, apa pun penjelasannya tidak membenarkan sikap yang telah diperbuat saat itu. Menurut Olvah, pengalaman masa lalu yang didapatkannya dari ras China membuat ia melakukan perbuatan rasisme.

"Hanya saja memang, di masa lalu saya sering mendapatkan perlakuaan yang tidak menyenangkan dan membuat luka mendalam terhadap saya, terutama dari ras-ras tertentu yang ada di Indonesia, khusunya ras China," sambungnya.

Olvah menambahkan, ketika sekolah selama tiga tahun di Surabaya, kakak dan orangtuanya pernah diludahi dan dicaci dengan sebutan monyet. Dari sanalah, dia menggaungkan stop diskriminasi dan rasisme.

"Jadi memang sekali lagi, penjelasan-penjelasan saya di sini tidak membenarkan sikap saya, saya harusnya lebih hati-hati lagi, lebih bijaksana lagi, tidak emosional saat itu,” katanya lagi.

"Jadi mari teman-teman, mari kita memanusiakan manusia. Jadi saya minta maaf kepada semua pihak yang tersinggung dengan bahasa saya, saya tidak seharusnya seperti itu, saya akan belajar lebih baik lagi ke depannya,” pungkas Olvah Bwefar Alhamid yang mengakui bahwa dia melakukan perilaku rasis terhadap orang-orang China yang sempat viral di TikTok.

Baca Juga: Profil, Biodata, Pendidikan Sabrina Anggraini Calon Istri Belva Devara

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.