Profil dan Biodata Ponirin Meka: Agama, Karier Timnas hingga Meninggal
ZIGI – Kabar duka kembali menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Legenda Timnas dan PSMS Medan, Ponirin Meka dikabarkan meninggal dunia di usia ke-66 pada Minggu, 10 April 2022. Pemain yang berposisi sebagai kiper ini menghembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Untuk mengenang prestasi dan perjuangannya, berikut Zigi.id hadirkan profil dan biodata Ponirin Meka lengkap mulai dari latar belakang, karier, hingga prestasi. So, simak sampai habis ya.
Baca Juga: Profil dan Biodata Ammar Zoni: Agama, Keturunan, Kasus, Anak, Sinetron
1. Latar Belakang Ponirin Meka
Ponirin Meka merupakan legenda sepak bola kebanggaan Indonesia yang lahir tanggal 2 Februari 1956 dan meninggal dunia pada 10 April 2022. Penjaga gawang berbakat ini lahir di Deli Serdang dan wafat di Tanjung Morawa, Sumatra Utara.
Semasa hidup, ia tidak sering bergonta-ganti tim melainkan setia dengan PSMS Medan sebagai tim asal daerahnya. Agama Ponirin Meka adalah Islam.
2. Karier Klub Ponirin Meka
Sebagaimana pemain-pemain top pada eranya, Ponirin Meka memulai karier pada usia 20 tahun melalui klub amatir PSSD, sebuah klub yang menjadi bagian dari PSDS Deli Serdang. Pada tahun 70an akhir Ponirin kemudian memperkuat PSDS di ajang Divisi sebelum memutuskan bergabung dengan PSMS Medan.
Bersama PSMS Medan, Ponirin debut di Fatahillah Cup tahun 1982 ketika tim berjuluk Ayam Kinantan itu melaju hingga semi final menghadapi Persija. Tanpa diduga, Ponirin sukses membawa PSMS ke final hingga akhirnya merebut titel juara Fatahillah Cup 1982.
Ponirin semakin menunjukkan kelasnya. Tahun 1983, PSMS Medan meraih gelar juara perserikatan setelah menekuk Persib Bandung di laga final. Lewat drama adu penalti, Ponirin sukses menepis tendangan pemain Persib seperti Giantoro, Wolter Sulu dan Adjat Sudrajat.
3. Karier Bersama Timnas
Berkat penampilan apiknya di bawah mistar gawang PSMS Medan, Ponirin Meka dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia. Ia debut bersama skuad Garuda pada tahun 1984 saat menjalani kejuaraan Merdeka Games.
Dua tahun berselang, Ponirin diboyong Timnas untuk mengikuti ajang Asian Games 1986, Seoul, Korea Selatan. Dia berhasil membawa Indonesia lolos hingga semi final tetapi bertekuk lutut dengan tim tuan rumah Korea Selatan.
Kemudian pada SEA Games 1987, Ponirin sukses membawa Garuda meraih emas usai mempermalukan Malaysia dengan skor 1-0 lewat gol Ribut Waidi.
4. Penyebab Meninggal Dunia
Meninggalnya Ponirin Meka menyisakan duka mendalam bagi persepak bolaan Nasional. Kabar duka ini disampaikan PSSI melalui akun Instagram mereka pada Minggu, 10 April 2022 malam.
"Turut berduka cita atas meninggalnya Penjaga Gawang Timnas Indonesia era 80an, Ponirin Meka. Semoga amal ibadah almarhum diterima dan keluarga yang ditinggal dapat diberi ketabahan," tulis PSSI dikutip dari Instagram @pssi, Senin, 11 April 2022.
Ponirin Meka dikabarkan mengalami serangan jantung pada akhir Maret 2022 dan sempat mendapatkan perawatan intensif. Kabar terbaru menyebut, eks kiper Timnas Indonesia ini akan dimakamkan di Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang. Selamat jalan Ponirin Meka.
5. Biodata Ponirin Meka
- Nama lengkap: Ponirin Meka
- Nama panggung: Ponirin Meka
- Tempat, tanggallLahir: Deli Serdang, 2 Februari 1956
- Wafat: 10 April 2022
- Agama: Islam
- Profesi: Mantan Pemain Sepak Bola
Sementara itu, Ponirin Meka selaku kiper legendaris Timnas dan PSMS Medan dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 10 April 2022 di usia ke-66 akiba masalah di jantungnya.
Baca Juga: Profil dan Biodata Refal Hady: Agama, Keturunan, Pacar, Karier, Film