ZIGI – Ji Soo memberikan kabar terbaru terkait tindakan hukum yang diambilnya kepada penyebar rumor palsu yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual. Perwakilan hukum aktor bernama asli Kim Jisoo itu mengatakan pelaku kini sudah tertangkap dan sudah mengakui kalau tuduhannya palsu.

Tapi tindakan Ji Soo kepada pelaku justru mengejutkan. Pasalnya, Ji Soo memilih untuk tidak mengajukan tuntutan apapun setelah mempertimbangkan keadaan pelaku. Seperti apa kasus tuduhan pelecehan seksual yang menyeret nama Ji Soo ini? Simak sampai habis ya!

Pelaku Penyebar Rumor Ditangkap

Ji Soo menjadi perbincangan sejak unggahan anonim yang mengaku teman sekelasnya di SMP Seorabeol antara tahun 2006 hingga 2008 beredar pada Maret 2021 lalu. Dalam unggahan itu, mereka menyebut sang aktor melakukan bullying dengan diperparah adanya tindak pelecehan seksual.

Ji Soo yang saat itu masih terlibat dalam drama River Where The Moon Rises mengakui pernah membully teman saat sekolah. Kontroversi itu pun berdampak besar pada kariernya. Dia akhirnya memutuskan mundur dari drama sejarah tersebut dan menyampaikan permintaan maaf ke publik.

Tapi Ji Soo membantah keras tuduhan pelecehan seksual. Untuk membuktikan kebenaran, aktor kelahiran 30 Maret 1993 itu mengajukan tuntutan hukum kepada pelaku penyebar rumor. Pada 6 Juli 2021, perwakilan hukum Ji Soo mengeluarkan pernyataan terkait kelanjutan proses hukum yang berlangsung.

"Pada Maret 2021, ada banyak kebohongan yang diposting di Internet termasuk yang menuduh klien kami atas pelecehan seksual. Pria yang menulis postingan menyebut klien kami melakukan pelecehan seksual, sudah meminta maaf," ujar perwakilan hukum Ji Soo yang dilansir Zigi.id dari Allkpop, Selasa, 5 Juli 2021.

"Tetapi postingan tuduhan lainnya tersebar di internet tanpa verifikasi apa pun. Dengan demikian, klien kami memutuskan untuk mengambil tindakan hukum terhadap penyebar informasi palsu untuk mengungkapkan kebenarannya," sambungnya.

Ji Soo Maafkan Pelaku Penyebar Rumor

Lebih lanjut, pihak Ji Soo mengaku sudah menemukan salah satu pelaku yang memposting tuduhan palsu tersebut setelah melakukan pencarian dan penyitaan alamat IP. Pria itu ternyata seorang tentara yang baru saja masuk wajib militer. Dia mengaku sudah menyebarkan rumor palsu, hal ini pun membuktikan kalau Ji Soo tidak melakukan pelecehan seksual.

“Dia mengakui bahwa semua yang dia klaim dalam postingannya tentang Ji Soo adalah palsu. Dia kemudian dengan tulus meminta maaf kepada klien kami dengan surat tulisan tangan dan memohon pengampunannya mengingat ibunya saat ini sedang berjuang melawan kanker," lanjutnya.

Setelah mempertimbangkan keadaan pelaku, Ji Soo memutuskan untuk membebaskannya dari tuntutan hukum. Tapi, Ji Soo masih akan terus mengambil tindakan tegas kepada orang-orang yang masih menyebar rumor palsu tentang dirinya.

Postingan yang menyebut Ji Soo melakukan intimidasi di sekolah juga tidak semuanya benar. Terkait hal ini, Ji Soo pun sudah menggugat mereka karena pencemaran nama baik. Kini, pengadilan sudah mengeluarkan surat perintah penggeledahan.

"Postingan yang menuduhnya melakukan intimidasi di sekolah juga sebagian besar tidak benar. Klien kami telah menggugat mereka karena pencemaran nama baik. Kami menulis untuk memberi tahu bahwa surat perintah penggeledahan telah dikeluarkan oleh pengadilan dan penyelidikan terkait kasus ini sedang berlangsung," tandas perwakilan hukum Ji Soo. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.