ZIGI – Hari Kucing Internasional selalu diperingati setiap tanggal 8 Agustus di seluruh dunia. Perayaan Hari Kucing Sedunia ini bertujuan untuk melindungi kucing dari berbagai kejahatan dan pelecehan.

Kucing menjadi hewan peliharaan paling populer di dunia termasuk Indonesia. Bahkan ada banyak spesies kucing yang unik seperti Persia, Anggora, Maine coon, Himalaya dan masih banyak lagi. Lantas bagaimana sejarah Hari Kucing Internasional? Yuk simak fakta-faktanya di bawah ini!

Baca Juga: Mengenal Hari Ayah Sedunia, Berawal untuk Mengenang Korban Ledakan

1. Sejarah Hari Kucing Internasional

Kucing mulai populer setelah masa kejayaan Mesir runtuh karena gambar hewan tersebut muncul dalam tulisan Hieroglif. Selain itu, orang Yunani dan Romawi dulu menggunakan kucing untuk membasmi hama yang awalnya hanya dimiliki oleh orang-orang kaya.

Sayangnya kucing mulai banyak dibunuh pada abad pertengahan. Kala itu, kucing banyak dikaitkan dengan cerita takhayul hingga menimbulkan penyakit di masa Black Death (Wabah Hitam) dimana adanya pandemi hebat pertama kali di Eropa.

Bahkan Eropa harus kehilangan sekitar sepertiga hingga dua pertiga jiwa populasi sebenarnya. Hingga akhirnya reputasi kucing kembali pulih pada tahun 1600-an.

Di Amerika, kucing dimanfaatkan untuk meminimalisir penyakit yang disebabkan oleh tikus selama perlayaran di tengah laut. Untuk memperingati sekaligus mengingatkan kesejahteraan kucing, Dana Internasional Kesejahteraan Hewan (IFAW) mendirikan Hari Kucing Interasional pertama kali pada 2002.

2. Makna Hari Kucing Internasional

Hari Kucing Internasional akhirnya diteruskan kepada organisasi Perawatan Kucing Internasional pada 2020 dimana organisasi tersebut merupakan sekelompok nirlaba Inggris yang bekerja untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan kucing domestik di seluruh dunia sejak 1958.

 

Hari Kucing Internasional memiliki banyak makna bagi pecinta kucing atau sering disebut cat lady. Sebab tidak semua kucing beruntung tinggal di tempat yang teduh, ruangan mewah, sofa empuk hingga mendapatkan makanan yang terjamin.

Masih ada banyak kucing liar yang diperlakukan kurang baik. Oleh karena itu, hari ini adalah hari spesial bagi para pecinta hewan untuk melindungi dan memberikan kenyamanan pada mahluk-mahluk ini.

Sementara bagi pecinta kucing yang ingin memperingati Hari Kucing Internasional 2022, pihak Perawatan Kucing Internasional menentukan tema ‘Sumber Daya Ramah Kucing’.

3. Cara Merayakan Hari Kucing Internasional 

Ada banyak macam orang merayakan Hari Kucing Internasional. Namun, tidak semua orang dapat melakukan langkah yang sama untuk melindungi maupun menyelamatkan kucing. Berikut cara merayakan Hari Kucing Internasional:

1. Berkumpul Bersama

Sebagai cat lovers pasti memiliki komunitas hewan peliharaan di setiap wilayah. Pecinta kucing dapat saling berkumpul dan berbagi kisah dalam perawatan kucing terutama bagi yang pertama kali merawat kucing.

2. Mengadopsi Kucing Liar 

Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk merayakan Hari Kucing Internasional adalah dengan mengadopsi kucing liar atau kucing dari tempat penampungan. Setelah membawa pulang, sebaiknya dibawa ke klinik terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi kesehatan sekaligus meminta saran perawatan yang tepat.

3. Street Feeding

Tidak semua orang mampu mengadopsi kucing liar atau kucing dari penampungan karena keterbatasan tempat, biaya dan faktor lainnya. Namun kamu masih bisa merayakan Hari Kucing Internasional dengan memberikan makan kucing liar (street feeding). Tempat yang paling mudah dijumpai kucing liar adalah di pasar-pasar maupun dekat warung.

Nah di atas sederet fakta-fakta menarik terkait Hari Kucing Sedunia yang selalu diperingati pada 8 Agustus. Untuk tahun ini, tema untuk merayakan hari kucing ini adalah Sumber Daya Ramah Kucing. Selamat Hari Kucing Internasional!

Baca Juga: Sejarah dan Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.