Jelang MotoGP, Sandiaga Pastikan Masih Ada Ribuan Kamar di Mandalika

Penyelenggaraan MotoGP di Mandalika sedikitnya menciptakan tiga ribu lapangan pekerjaan
Image title
16 Maret 2022, 14:29
Menparekraf Sandiaga Uno (kiri) berbincang dengan pimpinan Komisi X DPR Syaiful Huda (kanan) sebelum dimulainya rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2022). Rapat tersebut membahas kesiapan dukungan pelaksanaan
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.
Menparekraf Sandiaga Uno (kiri) berbincang dengan pimpinan Komisi X DPR Syaiful Huda (kanan) sebelum dimulainya rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2022). Rapat tersebut membahas kesiapan dukungan pelaksanaan MotoGP Mandalika 2022, strategi pemulihan dan penguatan parekraf setelah mulai melandainya pandemi COVID-19 (syarat perjalanan tanpa tes usap), serta keputusan Raker/RDP dan Panja yang belum ditindaklanjuti.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berupaya menyediakan akomodasi dan sarana penunjang sektor pariwisata, jelang pelaksanaan ajang balap internasional MotoGP 2022, di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Balapan ini rencananya digelar akhir pekan ini, pada 18-20 Maret 2022.

Menparekraf Sandiaga Uno membeberkan beberapa infrastruktur pariwisata yang telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan MotoGP adalah homestay, penataan destinasi, glamping dan camping, serta penyiapan acara hiburan untuk amenitas. Selain itu, Kemenparekraf juga melakukan pengadaan tanah bagi proyek strategis nasional di Mandalika.

"Termasuk juga nanti grand stand dan beberapa fasilitas infrastruktur yang kami hadirkan, dan tourism helpdesk bagi para wisatawan," ujar Sandiaga dalam Rapat Kerja dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (16/3).

Sandiaga juga memastikan, per 14 Maret 2022 lalu, masih tersedia 6.492 kamar hotel di destinasi Mandalika, yang mayoritas berlokasi di Gili Tramena.  Sementara sebanyak 11.244 kamar dipastikan telah terisi.

Advertisement

Kemenparekraf juga menyebut sebanyak 1.544 paket akomodasi dan atraksi telah terjual. Paket tersebut terdiri dari hotel, homestay, perumahan klaster, dan live on board phinisi.

"Termasuk juga hotel di Bali yang banyak dipesan karena ada shuttle yang nanti melayani Bali-Lombok," jelas Sandiaga.

Sementara untuk atraksi utama penyelenggaraan balap MotoGP, Kemenparekraf memperkirakan acara tersebut dihadiri 60 ribu penonton dengan klasifikasi lima tipe tiket. Rangkaian acara tersebut terdiri dari free practice atau latihan prabalap yang akan berlangsung pada 18 Maret, kualifikasi MotoGP seri dua pada 19 Maret, dan race day pada 20 Maret.

Selama pelaksanaan balapan ini, Kemenparekraf juga mencatat total individu yang melakukan perjalanan dari luar negeri mencapai 2.500 pengunjung. Mereka terdiri dari pembalap, kru, official, tamu VVIP, hingga media atau wartawan asing yang datang meliput kegiatan di Mandalika.

Bagi warga sekitar, Sandiaga mengatakan, ajang balap MotoGP ini menciptakan sedikitnya tiga ribu lapangan pekerjaan melalui homestay. Di samping itu, masih ada sektor lain yang memberikan tambahan lapangan pekerjaan cukup signifikan, dari mulai penyediaan trasportasi, logistik, kuliner dan restoran, hingga akomodasi.

Untuk menjaga mutu dan memberikan pelayanan prima, Kemenparekraf juga meningkatkan kualitas 450 sumber daya manusia (SDM) lokal, dengan kualitas produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta jasa pariwisata sesuai standar internasional.

"Singkatnya, MotoGP Mandalika ini kita harapkan bisa membangkitkan ekonomi, membuka peluang usaha, dan lapangan kerja seluas-luasnya," ujar Sandiaga.

GP Indonesia tahun ini akan menjadi ajang balapan MotoGP ketiga, setelah 25 tahun. Sebelumnya, GP Indonesia berlangsung di Sentul pada 1996 dan 1997. Honda menjadi pemenang dua balapan tersebut dengan Mick Doohan pada 1996 dan Tadayuki Okada pada 1997.

Untuk menghangatkan pelaksanaan ajang balap MotoGP kali ini, Presiden Joko Widodo pagi tadi, Rabu (16/03) melepas parade pembalap MotoGP di Istana Merdeka sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebelum parade, pembalap MotoGP tersebut sempat beraudiensi sejenak dengan Presiden sembari menikmati jamuan di Istana Negara. Jamuan tersebut berupa kue kecil, wedang jahe, teh, dan kudapan rebus. Selain itu, Jokowi juga menyempatkan diri untuk berfoto satu per satu bersama para pembalap. Tampak para pembalap yang berfoto antara lain Marc Marquez hingga Pol Espargaro.

 

Reporter: Nuhansa Mikrefin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait