Sandiaga Siapkan Jurus Tangkal Hujan Saat MotoGP 2022

Belajar dari pelaksanaan Superbike, di ajang MotoGP Sandiaga enggan menggunakan pawang hujan
Image title
16 Maret 2022, 15:04
Menparekraf Sandiaga Uno (tengah) menghadiri rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2022). Rapat tersebut membahas kesiapan dukungan pelaksanaan MotoGP Mandalika 2022, strategi pemulihan dan penguatan parekraf se
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.
Menparekraf Sandiaga Uno (tengah) menghadiri rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2022). Rapat tersebut membahas kesiapan dukungan pelaksanaan MotoGP Mandalika 2022, strategi pemulihan dan penguatan parekraf setelah mulai melandainya pandemi COVID-19 (syarat perjalanan tanpa tes usap), serta keputusan Raker/RDP dan Panja yang belum ditindaklanjuti.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tak mau ada aral yang mengurangi kenikmatan pelaksanaan ajang balap internasional MotoGP yang digelar di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada akhir pekan ini. Salah satunya, dengan mengantisipasi turunnya hujan pada hari balapan nanti.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan sudah mengantisipasi datangnya hujan menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Untuk menerapkan teknologi tersebut agar dapat berjalan maksimal, diperlukan koordinasi dengan beberapa pihak, dimulai dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). 

Kali ini, Sandiaga berkaca pada penyelenggaraan Race 1 World Superbike yang sebelumnya juga digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika. Kegiatan Race 1 menjadi molor, lantaran hujan deras mengguyur selama 12 menit sebelum balapan dimulai.

"Tadi soal hujan pak, waktu World SuperBike itu ada pawang pak, tapi akhirnya pawangnya menuntut pihak panitia pak. Karena pawangnya (meski ada) iya, tetap hujan," ujar Sandiaga dalam Rapat Kerja dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (16/3).

Advertisement

Selain itu, Kemenparekraf telah melakukan rapat sinkronisasi putaran ke-12 dengan mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang dipercaya menjadi Komandan Lapangan untuk mempersiapkan gelaran MotoGP. Sandiaga menyebut semua persiapan telah dilakukan dan yakin Indonesia siap untuk menggelar event berskala internasional ini.

Menurut Sandiaga, tiket untuk hari balapan sudah terjual semua, sebanyak 60 ribu penonton akan datang menyaksikan balapan MotoGP dengan klasifikasi lima tipe tiket.

Rangkaian balapan terdiri dari free practice atau latihan prabalap pada 18 Maret. Hasil dari latihan itu akan menentukan pembalap mana yang dapat mengikuti prakualifikasi pada 19 Maret 2022. Posisi start pada balapan utama yang digelar 20 Maret 2022, akan ditentukan berdasarkan hasil waktu putaran pembalap pada prakualifikasi.

Untuk diketahui, sebelumnya pada Race 1 World Superbike, hujan deras memaksa panitia menunda jadwal balapan selama satu hari. Balapan yang sedianya digelar pukul 15.00 WITA, Sabtu, 20 November 2021, terpaksa dilaksanakan Minggu 21 November 2021. 

Panitia mengeluarkan jadwal baru untuk Race 1 WSBK dimulai pukul 11:00 WITA pada Minggu, dan Race 2 WSBK tetap sesuai jadwal sebelumnya, yaitu pukul 15:00 WITA. Kedua balapan menempuh sebanyak 21 lap.

Reporter: Nuhansa Mikrefin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait