Jonan Sebut Habibie Sosok Inspiratif Perkembangan Teknologi Indonesia

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Ratna Iskana

12/9/2019, 13.35 WIB

Menurut Jonan, semangat Habibie tak pernah padam meski usianya terus bertambah.

BJ Habibie, Ignasius Jonan, Teknologi
KATADATA/Arief Kamaludin
Mantan Presiden BJ Habibie menyapa awak media sebelum menghadiri pembukaan Sidang Tahunan MPR Tahun 2016 di Jakarta, Selasa, (16/08). Pada Rabu (11/9) petang, B.J.Habibie meninggal dunia. Menteri ESDM Ignasius Jonan mengenang Habibie sebagai sosok yang menginspirasi perkembangan teknologi Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Presiden ketiga RI Bacharudin Jusuf Habibie. Menurut Jonan, Habibie adalah tokoh bangsa yang memberikan banyak inspirasi terkait perkembangan teknologi di Indonesia serta membawa semangat bangsa untuk membangun industri dirgantara.

Jonan mengaku mengenal sosok Habibie sejak dirinya masih berada di bangku sekolah menengah. Bahkan sejak usia Jonan masih belasan tahun, Habibie sudah memimpin Kementerian Riset dan Teknologi.

"Belakangan kadang-kadang ya saya juga dapat mengobrol dengan beliau, banyak nasihat dari beliau, bagaimana membawa bangsa ini menjadi lebih maju mengikuti perkembangan teknologi dan sebagainya," ungkap Jonan saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Kamis (12/9).

Lebih lanjut, Jonan mengatakan Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh penting dalam mendorong perkembangan teknologi modern di Indonesia. Apalagi Habibie dianggapnya sebagai sosok nasional yang mendorong cikal bakal penciptaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) "Adanya BPPT juga dari beliau," ungkap Jonan.

(Baca: Mengenang BJ Habibie dan Persembahan Terakhir untuk Ainun)

Selain menginspirasi perkembangan teknologi, Jonan juga mengenal Habibie sebagai sosok yang semangatnya tak pernah padam. Meskipun sudah berusia 83 tahun, namun semangatnya masih sama seperti dulu.

"Buat saya pelajaran penting, kita masih tetap harus semangat meski usia bertambah terus," kata Jonan.

Almarhum BJ Habibie rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, pada Kamis (12/9) siang. Almarhum akan dimakamkan di dekat pusara almarhumah istrinya, Hasri Ainun Besari.

BJ Habibie meninggal dunia dalam usia 83 tahun pada Rabu (11/9) petang, setelah sempat dirawat selama sepekan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Ia mengalami gagal jantung dan fungsi organ tubuh yang melemah karena usia.

(Baca: Jokowi Ajak Masyarakat Doakan Mendiang BJ Habibie)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan