Johnny Plate: 7 DPW NasDem Usul Surya Paloh Jadi Calon Presiden 2024

Penulis: Ratna Iskana

9/11/2019, 21.22 WIB

Ada tujuh DPW Partai NasDem yang mengusulkan Surya Paloh sebagai Capres dalam Pilpres 2024. DPW tersebut di antaranya NTT, NTB, Jambi, dan Gorontalo.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh diusung oleh tujuh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem sebagai calon presiden dalam Pilpres 2019.
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh diusung oleh tujuh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem sebagai calon presiden dalam Pilpres 2019.

Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan tujuh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) mengusulkan Surya Paloh menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Usulan tersebut disampaikan dalam sesi pandangan umum DPW Partai NasDem.

Selain mengusulkan Paloh sebagai capres, DPW juga mengusulkan pengusaha tersebut sebagai Ketua Umum Partai NasDem. "DPW mengusulkan kembali Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai NasDem 2019-2022 dan ada tujuh diantaranya juga mengusulkan sebagai capres di 2024," kata Johnny di area Kongres Ke-2 Partai NasDem di JI Expo, Jakarta, seperti dikutip Antara pada Sabtu (9/11).

Johnny mengatakan ketujuh DPW yang mengusulkan antara lain NTT, NTB, Jambi, dan Gorontalo. Namun, agenda pembahasan capres tidak ditetapkan dalam empat rapat pleno hari ini, usulan tersebut hanya ditampung oleh pengurus partai.

Pembicaraan terkait capres 2024 akan berkembang di rapat komisi dan rapat pleno selanjutnya pada Minggu (10/11). "Besok akan dibicarakan kembali," ujarnya.

(Baca: Ada Kriteria Khusus, Partai NasDem Bantah Dukung Anies di Pilpres 2024)

Lebih lanjut Johnny mengatakan para pengusul belum bertanya langsung kepada Surya Paloh untuk menjadi capres di Pilpres 2024. Menurut dia, mekanisme pencalonan presiden Partai NasDem ditetapkan melalui beberapa skema, termasuk proses demokratisasi "bottom up".

"Sehingga bisa saja memilih model konvensi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, dunia perguruan tinggi, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, pegiat sosial, lembaga swadaya, rekan-rekan partai politik, hingga organisasi massa untuk berpartisipasi dalam konvensi," kata Jhonny.

Menurut dia, konvensi menjadi salah satu opsi. Partai NasDem pun masih menunggu perubahan perkembangan dan dinamisnya politik Indonesia setelah 2019.

(Baca: Gerindra Tak Masalah Anies Didekati Partai Lain untuk Pilpres 2024)

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan