Investor Hindari Aset Berisiko Imbas Corona, Harga Emas Kembali Naik

Penulis: Happy Fajrian

27/2/2020, 11.07 WIB

Kenaikan harga emas sejalan dengan jatuhnya pasar saham global yang terkena imbas virus corona.

harga emas, harga emas antam, logam mulia antam, virus corona
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 813.000, sedangkan harga jual kembalinya naik menjadi Rp 735.000 per gram.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Harga emas dunia dan emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) hari ini, Kamis (27/2),  kembali bergerak naik setelah sempat turun tipis pada sesi sebelumnya. Harga emas di butik Logam Mulia Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 813.000, sedangkan harga jual kembalinya naik menjadi Rp 735.000 per gram.

Harga emas dunia sempat bergerak turun pada Selasa (25/2). Bahkan  harga emas di pasar berjangka Comex turun hingga dua hari berturut-turut sebesar US$ 33,5 menjadi US$ 1.643,1 per ons. Sementara pagi ini harganya berbalik naik US$ 5,6 menjadi US$ 1.648,7 per ons.

Sedangkan di pasar spot, harga emas sempat turun US$ 24,24 dalam sehari menjadi US$ 1.635,14 per ons. Namun sehari kemudian harganya rebound US$ 5,82 menjadi US$ 1.640,96. Sementara pagi ini harganya kembali naik sebesar US$ 9,04 menjadi US$ 1.650 per ons.

Naiknya harga emas dunia sejalan dengan investor yang masih melepaskan aset-aset berisiko miliknya di pasar saham. Hal ini seiring kekhawatiran investor terhadap penyebaran virus corona yang semakin meluas di luar Tiongkok, yang disertai dengan meningkatnya jumlah korban baik yang meninggal maupun terinfeksi.

(Baca: Harga Emas Turun Tipis di Tengah Ancaman Pandemi Virus Corona)

“Meningkatnya jumlah infeksi di luar Tiongkok semakin meningkatkan risiko terjadinya pandemi. Pasar saham saat ini belum memperhitungkan risiko tersebut, sehingga masih berpotensi untuk terus terkoreksi,” kata Kepala Strategi Mikro Desh Peramunetilleke seperti dikutip Reuters, Kamis (27/2).

Alhasil, bursa saham global berguguran, termasuk Wall Street yang sempat anjlok hingga lebih dari 6% dan kapitalisasi pasarnya amblas lebih dari Rp 24.000 triliun hanya dalam dua hari perdagangan di awal pekan ini.

Sehingga investor diperkirakan masih akan terus menghindari risiko tersebut dan beralih ke aset safe haven seperti mata uang yen Jepang, dan juga emas.

Hingga hari ini, terdapat empat negara baru yang melaporkan temuan kasus pertama infeksi virus corona. Keempat negara tersebut yaitu Aljazair, Austria, Kroasia, dan Swiss. Sementara itu di Italia yang menjadi pusat penyebaran corona di Eropa, dilaporkan ada total 400 kasus.

(Baca: Korban Virus Corona Terus Bertambah, 4 Negara Laporkan Kasus Pertama)

Di Timur Tengah, Iran menjadi pusat penyebaran virus Covid-19 yang telah menyebar ke negara tetangganya seperti Bahrain, Kuwait, Irak, Libanon, Oman, dan Uni Emirat Arab. Jumlah korban meninggal di Iran pun menjadi yang tertinggi di dunia di luar Tiongkok.

Adapun harga emas batangan Antam di Butik Logam Mulia selengkapnya hari ini adalah sebagai berikut:

  • Emas batangan 0,5 gram Rp 431.000
  • Emas batangan 1 gram Rp 813.000
  • Emas batangan 2 gram Rp 1.575.000
  • Emas batangan 3 gram Rp 2.341.000
  • Emas batangan 5 gram Rp 3.885.000
  • Emas batangan 10 gram Rp 7.705.000
  • Emas batangan 25 gram Rp 19.155.000
  • Emas batangan 50 gram Rp 38.235.000
  • Emas batangan 100 gram Rp 76.400.000
  • Emas batangan 250 gram Rp 190.750.000
  • Emas batangan 500 gram Rp 381.300.000
  • Emas batangan 1.000 gram Rp 762.600.000.

(Baca: Corona Mengganas, Harga Emas Sentuh Level Tertinggi dalam Tujuh Tahun)

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha