Kronologi Kebakaran Pasar Paniai di Papua Tengah, Tewaskan 11 Orang
Katadata/Ameidyo/chatgpt
Ilustrasi kebakaran di Distrik Paniai Timur, Provinsi Papua Tengah. Ilustrasi: Katadata/Ameidyo/chatgpt
Kepolisian tengah menyelidiki kebakaran kawasan pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Provinsi Papua Tengah. Kebakaran yang terjadi pada Senin (7/9) dini hari itu menewaskan 11 orang, terdiri atas lima dewasa dan enam anak.
Kapolres Paniai Ajun Komisaris Besar Polisi Royke Betaubun mengatakan, korban lainnya yang rumahnya terbakar saat ini ditampung di Mapolsek dan Puskesmas Paniai Timur.
"Jumlah pasti berapa banyak warga yang kehilangan tempat tinggal masih menunggu laporan dari anggota," kata Royke pada Senin (7/9) dikutip dari Antara. Total, ada 20 orang mengalami luka-luka dan 40 rumah yang hangus terbakar.
Polisi juga menjelaskan kronologi si jago merah melalap kawasan pasar tersebut. Kebakaran terjadi pukul 00.25 WIT di kawasan yang rata-rata penduduknya merupakan pedagang serta membuka kios.
Polisi lalu mengerahkan satu kendaraan taktis (rantis) penyemprot air untuk membantu memadamkan api. Kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.30 WIT.
"Besarnya kobaran api dan kondisi bangunan yang saling berdempetan membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama," kata Kasubbid Penmas Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J Manurung di Nabire, Papua Tengah, Senin (7/9).
Setelah api berhasil dipadamkan, aparat memeriksa sejumlah rumah kios yang terbakar dan menemukan 11 korban dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar.
Kepolisian juga telah memanggil saksi terkait kebakaran tersebut. Dari keterangan yang didapatkan, ada dua orang yang berada di depan rumah penduduk berinisial N sebelum api membakar rumah korban. Polisi saat ini tengah mendalami keterangan saksi mengenai kejadian tersebut.
Reporter: Antara
