Proses Kevin Aprilio Transplantasi Rambut di Turki Hingga Jadi Bisnis
ZIGI – Kevin Aprilio sekarang sudah memiliki penampilan baru dengan rambut pendek dan brewok yang tebal. Di balik itu semua, dia harus sempat menjalani transplantasi rambut di Turki, saat menghabiskan bulan madu dengan sang istri, Vicy Melanie.
Sejak dahulu, Kevin Aprilio disebut kurang percaya diri dengan bentuk dahinya yang lebar sehingga dia kerap memanjangkan poni rambut untuk menutupi itu. Kini, pentolan grup Vierratale mulai menyukai penampilannya. Seperti apa kisah perjuangan Kevin Aprilio melakukan transplantasi rambut? Yuk simak artikel ini!
Berawal dari Bulan Madu di Turki
Awalnya, Kevin Aprilio hanya berencana berbulan madu bersama sang istri di Turki, usai menikah pada 25 Oktober 2020 lalu. Namun tiba-tiba, munculah keinginan melakukan transplantasi rambut.
"Sebenarnya waktu itu kisahnya, kenapa saya mau (transplantasi rambut). Karena saya di Turki itu konsepnya mau honeymoon. Baru married kan. Terus sekalian, setahu saya itu Turki terkenal banget dengan transplan rambut," kata Kevin, dikutip Zigi.id dalam video terbaru di channel YouTube Deddy Corbuzier pada Jumat. 6 Agustus 2021.
Alasan Kevin Aprilio Lakukan Transplantasi Rambut
Alasan Kevin Aprilio melakukan transplantasi rambut, karena ia merasa tidak percaya diri dengan dahi yang lebar. Banyak orang sudah beberapa kali merekomendasikannya untuk mengubah gaya rambut tanpa poni. Namun sang musisi tetap saja tidak percaya diri.
"Gua merasa jidat gua lebar. Itu perasaan gua. Tapi disclaimer ya, enggak semua orang yang jidatnya lebar itu ngga bagus ya. Gua cuma merasa kalau diri gua, itu adalah kelemahan," ungkap Kevin.
Selain itu, Kevin juga melakukan transplantasi janggut, “Buat gua cowok yang punya janggut itu asik aja, bisa dicukur bisa enggak. Tergantung mood dia. Fungsi kedua itu, sometimes ini (janggut) bisa kaya shading juga kan,” katanya.
Metode Transplantasi Rambut dan Janggut
Dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kevin melakukan transplantasi dengan metode follicular unit extraction. Di mana akar rambut yang terdapat kepala Kevin dipindahkan ke bagian tertentu.
"Ibaratnya itu, akar yang dipindahin itu tidak akan tumbuh lagi. Untungnya metodenya itu, ngambilnya itu enggak jarak dekat-dekat gitu. Makannya sekarang engga kelihatan botak," kata putra musisi Addie MS ini.
Menurut Kevin, metode yang digunakan oleh dirinya tidak direkomendasikan untuk orang yang memiliki rambut tipis. Ia juga menjelaskan tidak bisa menggunakan akar rambut orang lain, karena tidak akan tumbuh.
Merasa Kesakitan Karena Tusukan Anestesi
Untuk mendapatkan penampilan terbarunya, Kevin membutuhkan usaha dan perjuangan. Ia mengaku harus menahan rasa sakit karena melakukan puluhan kali anestesi pada area dahu dan dagu.
Sebelum melakukan transplantasi, Kevin sempat menggunakan minyak penumbuh rambut. Namun karena dirinya tidak telaten, minyak penumbuh tersebut tidak berfungsi dengan baik.
"Karena menahan sakitnya itu perjuangan juga. Untuk melakukan ini, kita harus melakukan suntikan anestasi puluhan kali. Sakit banget sih kalau menurut saya," ungkap Kevin.
Proses Transplantasi Selama 12 Jam
Kevin menjalani transplantasi selama 12 jam. Personil Vierratale ini menjelaskan bagaimana proses apa saja yang dilakukan.
"Step pertama itu, gua harus dibotakin dulu. Karena kan yang gua mau cukup banyak. Nah, pas gua dibotakin, gua dianestesi dulu bagian yang donor area. Dimana rambut kita diambil," kata pria kelahiran 1991 ini.
Setelah proses pengambilan akar rambut, Kevin harus beristirahat untuk makan terlebih dahulu. Kemudian melanjutkan tahap kedua, untuk menanamkan akar rambut pada bagian tertentu dengan cara ditusuk.
Untuk melanjutkan tahap kedua, Kevin harus menerima tusukan sebanyak 6.600 graft pada masing-masing bagian tubuh yang akan ditransplan. Mendapatkan 18.000 tusukan, Kevin lebih berani menerima tusukan dibandingkan perawatan yang lebih ekstrem lainnya.
Biaya Transplantasi Rambut
Untuk mendapatkan hasil rambut yang terbaik, Kevin harus merogoh kocek mulai dari 2.000 dollar Amerika Serikat.
"Yang di Turki ini, uniknya itu lagi promosi sih. Jadi menurut gua itu enggak begitu mahal. Itu sekitar paling murah itu 2 ribu dollar (Rp28 juta) dan paling mahalnya itu 3 ribu dolar (Rp43 juta). Dan itu sudah include hotel," ungkap suami dari Vicy Melanie ini.
Menurut Kevin, harga yang dibayarkan terbilang murah karena terdapat fasilitas dan perawatan yang bagus. Ia juga menjelaskan mengapa dirinya tidak melakukan perawatan rambut di Indonesia.
"Ada sih ada. Mungkin gua kurang eksplor aja kalau di Indonesia. Gua juga sempat nanya-nanya, cuman malah yang di Turki ini saya dapatnya lebih murah aja," ujar Kevin.
Merasa Lebih Percaya Diri
Setelah berjuang melakukan transplantasi, Kevin merasa senang dan lebih percaya diri. Sang Istri pun senang dengan penampilan terbaru dari Kevin.
"Mungkin setelah rambut sudah mulai panjangan, bisa diapain aja gitu. Mungkin sebelumnya model rambut yang gua enggak bisa, jadi bisa gitu," kata Kevin.
Namun, di balik keputusannya tersebut, Kevin mendapatkan pro dan kontra dari publik. Tak hanya itu, banyak artis yang mulai menghubungi Kevin karena tertarik dengan transplantasi rambut karena tidak percaya diri memiliki dahi yang lebar.
Kevin Aprilio Mau Buka Bisnis Transplantasi Rambut
Setelah memiliki pengalaman transplantasi rambut, Kevin berencana untuk membuka bisnis transplantasi rambut di Indonesia. Jadi bagi orang yang ingin melakukan transplantasi rambut, tidak perlu pergi jauh ke negara Turki. Diketahui bahwa Kevin menjalani transplantasi rambut di klinik bernama Now Hairtime Turki.
“Jadi gua melakukan ini, karena tahun depan kayaknya gua mau kerja sama dengan mereka (Now Hairtime). Mau buka cabang di Indonesia,” kata Kevin Aprilio, menceritakan pengalamannya menjalani transplantasi rambut dan janggut.
