Profil RANS Nusantara Hebat, Baru 6 Bulan Beroperasi Sudah Sepi Pengunjung?

Ringkasan
- Rencana pembatalan kenaikan cukai rokok oleh pemerintah dinilai oleh koalisi yang terdiri dari PKJS-UI, Komnas PT, dan CISDI sebagai langkah mundur dalam perlindungan kesehatan publik, mengingat peraturan tersebut bertentangan dengan tujuan PP No 28/2024 tentang Kesehatan yang mengatur pembatasan penjualan dan iklan produk tembakau.
- Kenaikan tarif cukai rokok dianggap sebagai salah satu metode paling efektif untuk mengurangi konsumsi rokok, yang merupakan faktor risiko utama penyakit tidak menular. Hal ini ditegaskan oleh WHO dan diperkuat oleh studi-studi yang menunjukkan bahwa peningkatan harga rokok dapat mengurangi prevalensi perokok, khususnya di kalangan anak-anak dan masyarakat prasejahtera.
- Koalisi yang mengkritik rencana pemerintah menyarankan agar dilakukan kenaikan tarif cukai secara bertahap dan penyesuaian struktur tarif, dengan harapan dapat mengurangi aksesibilitas rokok dan memperkokoh pendanaan untuk program kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial, sekaligus menekan beban biaya kesehatan akibat konsumsi rokok.

Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2005-2010, Said Didu berkunjung ke RANS Nusantara Hebat di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) City, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Sabtu lalu (21/9).
Kunjungan tersebut diunggah olehnya melalui akun X pribadi, disertai empat foto yang menunjukkan kondisi tempat kuliner tersebut. “Malam minggu mengunjungi RANS Nusantara Hebat (milik Rafi Ahmad dan Kaesang) di BSD. Situasinya? Silakan publik menilai,” tulis Said, dikutip hari ini.
Dalam postingan tersebut terlihat beberapa sudut RANS Nusantara Hebat yang sepi pengunjung. Meja dan kursi banyak yang kosong meskipun dihias dengan gemerlap cahaya.
Profil RANS Nusantara Hebat
RANS Nusantara Hebat merupakan bisnis kuliner milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Mereka berkolaborasi dengan GK Hebat, perusahaan rintisan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep bersama mitranya Anthony Pradiptya.
Tidak hanya Raffi dan Kaesang, terbentuknya kawasan kuliner ini juga melibatkan Sinar Mas Land, yang merupakan pengembang kawasan BSD City. Peletakan batu pertama proyek ini telah dilakukan pada 31 Mei 2023 di Pusat Kuliner Nusantara, Jalan BSD Pusat, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.
Prosesi peletakan batu pertama dihadiri oleh CEO Sinar Mas Land Michael Widjaja, Raffi Ahmad, dan Kaesang Pangarep. Proyek ini ditargetkan menjadi pusat kuliner terbesar di BSD City.
Kawasannya dapat menampung sekitar 2.000 orang. Area kuliner di Jalan BSD Raya Pusat itu memiliki tenant berjumlah 122 penyedia makanan ringan, makanan berat dari berbagai daerah di Indonesia seperti Padang, Manado, Cirebon, dan lain-lain.
Kapasitas seluruh areanya sekitar 2,1 hektare termasuk panggung acara, kolam ikan, tempat parkir, dan kuliner. Area kuliner berjumlah 1.500 sampai 2.000 partisipan.
Kawasan kuliner ini baru dibuka pada Maret 2024, saat bulan puasa. Pada peresmiannya, Raffi mengatakan tujuan membuka kerajaan kuliner ini adalah mengakselerasi pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Terima kasih kepada Sinar Mas Land sudah mengajak RANS Nusantara Hebat di sini untuk sama-sama kita harus membuat UMKM Indonesia mendapatkan tempat terbaik dan naik kelas," kata Raffi dikutip dari Antara. Di akun instagram resminya, @ransnusantarahebat menulis, kawasan industri ini buka setiap hari mulai pukul 10.00-22.00 WIB.
Raffi optimistis jika UMKM diberikan kesempatan menempati level gaya hidup perkotaan, maka ekonomi Indonesia akan menjadi lebih hidup. Tekadnya menggeluti bisnis akselerator UMKM diperkuat oleh keberhasilannya di masa lalu.
"Ada satu UMKM, Rojo Sambel, tadinya dia hanya satu tenda saja. Kami invest, sekarang dia sudah jadi 30 cabang. Sebelumnya, profit di satu tenda itu cuma Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta, sekarang bisa naik 10 kali lipat," ujar Raffi.
Raffi dan Kaesang menunjuk Direktur RANS Nusantara Hebat yakni Edwin Prasetya untuk mengatur kriteria UMKM yang layak berada di area kuliner tersebut. Edwin menyampaikan, ada empat syarat yang harus dipenuhi.
- Harus berbadan hukum
- Memenuhi target omzet sekitar Rp 50 juta per bulan
- Aktif memasarkan produk secara digital melalui media sosial dan lain-lain
- Memiliki sedikitnya satu cabang toko luring sebelumnya
Gurita Bisnis RANS
RANS Nusantara Hebat masuk dalam gurita bisnis Raffi-Nagita. Tidak hanya membuat kawasan kuliner, pasangan ini juga memiliki berbagai bisnis media hiburan di platform media sosial, agensi digital, event offline, komunitas, serta kerja sama branding dengan berbagai kalangan.
Secara struktural, RANS Entertainment dipimpin Nagita sebagai CEO. Ia bersama suaminya, Raffi, menempati posisi sebagai pendiri perusahaan atau founder. Lalu sejak tahun 2021, Kaesang Pangarep menjadi komisaris dan Sutanto Hartono sebagai executive chairman dari RANS Entertainment.