Pemerintah Bangun 4 Laboratorium untuk Pastikan Udang Indonesia Bebas Radioaktif

Andi M. Arief
6 November 2025, 11:56
Radioaktif Cesium 137
Freepik
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP akan mengembangkan empat laboratorium pemeriksaan zat radioaktif yang ditargetkan beroperasi akhir 2025. Hal tersebut diperlukan lantaran 41 produsen udang masuk dalam daftar kuning pemerintah Amerika Serikat.

Kepala Badan Mutu KKP Ishartini mengatakan perusahaan yang masuk dalam daftar kuning harus memiliki sertifikat bebas zat radioaktif yang diterbitkan KKP untuk masuk pasar Amerika Serikat. Dokumen tersebut dibutuhkan setelah ditemukannya zat radioaktif dalam udang lokal di pasar Negeri Paman Sam pada Juli 2025.

"Kami sudah memesan alat pengujian radioaktif pada laboratorium kami yang ada di Cilangkap, Jakarta Timur dan ditargetkan operasional akhir tahun ini," kata Ishartini di kantornya, Kamis (6/11).

Ishartini menyampaikan tiga lokasi laboratorium pengujian radionuklida lainnya adalah Surabaya, Jawa Timur; Makassar, Sulawesi Selatan; dan Medan, Sumatra Utara. Namun dia tidak menjelaskan berapa anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan fasilitas pemeriksaan yang dilakukan hingga tahun depan tersebut.

Dia menjelaskan pembangunan laboratorium pengujian tersebut merupakan hasil diskusi pemerintah dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau FDA. Menurutnya, FDA telah menunjuk KKP sebagai badan yang berwenang menerbitkan sertifikat bebas zat radioaktif sebagai syarat ekspor udang ke Amerika Serikat pada 9 Oktober 2025.

Ishartini mengatakan pembangunan lab pengujian menjadi penting agar target nilai ekspor produk perikanan tahun ini senilai US$ 6,25 miliar tercapai. KKP mencatat total nilai ekspor produk perikanan pada Januari-September 2025 telah mencapai US$ 4,52 miliar.

Secara rinci, ekspor udang berkontribusi sekitar 30% atau senilai US$ 1,39 miliar ke nilai ekspor produk perikanan pada sembilan bulan pertama tahun ini. Nilai ekspor udang ke Amerika Serikat tercatat mencapai US$ 881,27 juta atau hampir 20% dari total ekspor perikanan Januari-September 2025.

"Kalau udang Indonesia sudah bisa masuk ke pasar Amerika Serikat lagi, penjualan ke negara lain bisa lebih mudah," ujarnya.

BPS mendata nilai pengembalian udang sebesar 240,54 ton dari negara importir per September 2025.  mayoritas pengembalian udang berasal dari Amerika Serikat, sebanyak 152,32 ton.

Adapun total nilai retur udang per September 2025 mencapai US$ 2,09 juta atau sekitar Rp 34,8 miliar. Secara rinci, nilai retur udang dari Amerika Serikat mencapai US$ 1,26 juta.  

Ishartini menyampaikan hal tersebut merupakan  buntut dari kasus kontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada produk udang dari Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...