Program Magang Nasional Berpotensi Diperluas, Menaker Target 150 Ribu Peserta

Kamila Meilina
9 April 2026, 15:17
magang, tenaga kerja
Kementerian Ketenagakerjaan
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengusulkan peningkatan jumlah peserta Program Magang Nasional menjadi 150 ribu orang pada 2026.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengusulkan peningkatan jumlah peserta Program Magang Nasional menjadi 150 ribu orang pada 2026. Usulan ini disampaikan seiring tingginya antusiasme peserta dan apresiasi dari perusahaan terhadap program tersebut.

“Berdasarkan evaluasi yang memang belum kami lakukan secara komprehensif, tapi masih bersifat ongoing sebenarnya, kita lihat antusiasme yang luar biasa dari peserta, kemudian apresiasi dari perusahaan,” ujar Yassierli dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/4).

Ia mengatakan, pemerintah telah mengajukan usulan tersebut kepada Presiden, namun realisasinya masih menunggu kepastian anggaran. Surat usulan disebutnya telah disampaikan kepada Presiden, namun realisasi program tersebut masih menunggu ketersediaan anggaran serta dukungan dari Kementerian Keuangan.

Perhitungan awal anggaran disebutnya sudah ada, namun masih dalam tahap awal. Meski demikian, ia mengakui belum mengingat detail angka anggaran yang diajukan.

Untuk pelaksanaan program magang 2026, termasuk kemungkinan dibuka pada semester pertama, pemerintah belum dapat memastikan. “Kita tunggu dulu, kami tidak bisa putuskan. Karena kita tadi ada proses. Kalau tahun lalu itu kan baru kita mulai di Oktober,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan program magang sebelumnya masih berlangsung hingga pertengahan tahun. “Dan sebenarnya batch ketiga akan selesai di bulan Mei,” kata Yassierli.

Realisasi Program Magang Nasional Lampaui Target

Pada 2025, Program Magang Nasional menargetkan 100 ribu peserta dari kalangan lulusan perguruan tinggi atau fresh graduate. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi sekaligus memberikan pengalaman kerja.

Program ini memiliki durasi enam bulan dan difasilitasi melalui platform maganghubkemenaker.co.id. Peserta menerima uang saku setara upah minimum di daerah lokasi magang, serta perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Realisasi program pada 2025 diklaim menunjukkan capaian yang melampaui target awal. “Total peserta yang lolos seleksi 102 ribu sekian, karena ada beberapa yang mengundurkan diri atau sudah diterima kerja,” kata Yassierli.

Selain pembekalan teknis, peserta juga mendapatkan pelatihan soft skill yang bersifat opsional. Program ini mencakup sejumlah modul seperti Design Thinking, Emotional Intelligence, hingga Service Orientation.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...