Deret Kecelakaan Kereta Api Tiga Tahun Terakhir, Insiden Terus Berulang

Kamila Meilina
28 April 2026, 10:27
Petugas berusaha mengevakuasi jenazah korban kecelakaan kereta api yang mengalami kecelakaan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024).
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/YU
Petugas berusaha mengevakuasi jenazah korban kecelakaan kereta api yang mengalami kecelakaan di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2024).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Insiden tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur menambah daftar kecelakaan kereta api dalam tiga tahun terakhir. Peristiwa ini menjadi salah satu insiden paling serius karena menimbulkan korban jiwa, di tengah sejumlah kejadian sebelumnya yang mayoritas hanya menyebabkan gangguan operasional dan luka ringan.

Sorotan terhadap aspek keselamatan moda transportasi massal kembali menguat. Meski kereta api dikenal sebagai salah satu moda transportasi paling efisien, rentetan kecelakaan menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional, infrastruktur, dan pengawasan perjalanan.

Insiden terbaru terjadi pada Senin (27/4) malam sekitar pukul 20.52 WIB di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, KM 28+920. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan bahwa KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi menemper rangkaian KRL Commuter Line di lokasi tersebut.

Benturan itu menyebabkan korban jiwa dan puluhan luka-luka. Hingga Selasa (28/4) pukul 08.45, tercatat 14 orang tewas dan 84 korban luka. Seluruh korban merupakan penumpang KRL.

Berikut sejumlah kecelakaan kereta yang terjadi sejak 2023:

1. Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur (27 April 2026)

KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi menabrak rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. 

Tercatat sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek selamat dalam kejadian tersebut. Sementara hinga pukul 08.45, Selasa (28/4), 14 penumpang KRL tewas dan 84 orang luka.

Korban luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

KAI menyebut proses evakuasi berlangsung cukup lama karena masih terdapat korban selamat yang membutuhkan penanganan secara hati-hati. Tim medis, Basarnas, serta tim KAI dikerahkan untuk melakukan pertolongan.

2. KRL Anjlok di Stasiun Jakarta Kota (5 Agustus 2025)

Kereta Commuter Line nomor 1189 tujuan Jakarta Kota anjlok pukul 07.17 WIB di emplasemen Stasiun Jakarta Kota. Tidak ada korban jiwa, namun perjalanan KRL relasi Bogor–Jakarta terganggu pada jam sibuk pagi.

3. KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Subang (1 Agustus 2025)

KA Argo Bromo Anggrek rute Surabaya–Gambir anjlok di lintas Pegadenbaru, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Lima gerbong keluar jalur rel di KM 124. Tidak ada korban, tetapi proses evakuasi memakan waktu berhari-hari dan menyebabkan sekitar 80 perjalanan kereta dibatalkan.

4. KRL Anjlok di Kampung Bandan (13 April 2024)

KRL Commuter Line tujuan Kampung Bandan–Cikarang anjlok sekitar pukul 07.22 WIB. Perjalanan sempat terhenti di lintas Kampung Bandan–Rajawali. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

5. Tabrakan kereta api Turangga dan Commuter Line Bandung Raya (5 Januari 2024)

Peristiwa yang melibatkan dua kereta api ini terjadi di lintas Bogor-Bandung-Banjar-Kutoarjo- Yogyakarta, tepatnya di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Imbas dari kejadian tersebut, empat orang pegawai kereta api meninggal dunia dan lalu lintas kereta api di lintas selatan Jawa terutama di koridor Bandung–Kroya terganggu selama 26 jam.

Investigasi yang dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyimpulkan bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh gangguan sistem persinyalan kereta api yang sebelumnya tidak terdeteksi oleh teknisi Sinyal, Telekomunikasi dan Listrik (Sintelis). Selain itu, terdapat rasa puas berlebih dan bias konfirmasi yang dialami oleh petugas pengatur perjalanan kereta api saat proses pengambilan keputusan untuk memberangkatkan KA dari masing-masing stasiun.

6. KA Pandalungan Anjlok di Tanggulangin (14 Januari 2024)

KA Pandalungan relasi Jakarta–Surabaya–Jember anjlok di emplasemen Stasiun Tanggulangin. Lokomotif dan dua gerbong keluar rel hingga menutup akses jalan. Tidak ada korban jiwa, namun proses evakuasi berlangsung lama menggunakan crane.

7. KA Argo Semeru Anjlok di Sentolo-Wates (17 Oktober 2023)

KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng–Jakarta Gambir anjlok di KM 520+4 antara Stasiun Sentolo dan Wates saat melintas di jalur perbaikan. Sejumlah rangkaian keluar rel dan sempat terserempet KA Argo Wilis dari arah berlawanan. Tidak ada korban jiwa, namun puluhan penumpang mengalami luka ringan.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...