JIPM 2026 Dorong Kolaborasi IP Lokal, Target Transaksi Rp100 Miliar

Kamila Meilina
29 Juli 2026, 14:08
Pengunjung bermain gim di salah satu stan dalam pameran industri gim Indonesia Game Week 2025 di Blok M Hub, Jakarta, Rabu (6/8/2025). Pameran yang diikuti lebih dari 20 IP (Intellectual Property) dari gim lokal, komik, desain karakter, konten kreatif, da
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.
Pengunjung bermain gim di salah satu stan dalam pameran industri gim Indonesia Game Week 2025 di Blok M Hub, Jakarta, Rabu (6/8/2025). Pameran yang diikuti lebih dari 20 IP (Intellectual Property) dari gim lokal, komik, desain karakter, konten kreatif, dan waralaba gim ternama dunia tersebut menjadi wadah untuk memamerkan teknologi dan rilis gim baru serta menjadi titik temu bagi para pengembang, komunitas, dan gamer profesional dari seluruh Indonesia.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Jakarta IP Market (JIPM) 2026 mendorong pemilik intellectual property (IP) lokal untuk memperluas peluang bisnis melalui kolaborasi dengan pelaku usaha, brand, retailer, hingga pusat perbelanjaan.

Chairman Jakarta IP Market 2026, Mochtar Sarman, mengatakan JIPM menjadi wadah bagi kreator dan pemilik IP untuk bertemu langsung dengan pelaku industri dan menjajaki peluang kerja sama komersial.

“Kita berharap di event ini para kreator bisa bertemu dengan pelaku-pelaku usaha, brand, retailer, maupun mal dan bisa melakukan penjajakan kerja sama,” ujar Mochtar dalam acara Grand Opening JIPM di Jakarta Pusat, Rabu (29/7). 

IP sendiri merupakan karya atau identitas kreatif yang punya hak kepemilikan dan bisa dikembangkan menjadi bisnis. Pameran JIPM menjadi platform business-to-business (B2B) bagi kreator lokal untuk bisa mendorong lahirnya kolaborasi, lisensi, dan peluang bisnis baru. 

Pada penyelenggaraan tahun ini, JIPM menghadirkan 28 exhibitor dengan sekitar 60 IP dari dalam maupun luar negeri. Selain mempertemukan pemilik IP dengan pelaku usaha, JIPM juga menghadirkan lebih dari 45 pembicara yang berasal dari praktisi dan pelaku industri IP serta licensing.

Selain itu, JIPM menjadi ruang bagi IP lokal dan IP internasional untuk saling bertemu dan membuka peluang kolaborasi. Menurut Mochtar, kolaborasi itu dapat menghasilkan kreasi baru sekaligus memperluas pasar IP lokal.

“Karena IP-IP luar dan IP-IP lokal, semoga bisa berkolaborasi, menjajaki, berdiskusi, membuat suatu IP yang unik,” katanya.

Meski demikian, Mochtar menilai pengembangan IP hingga menjadi bisnis komersial membutuhkan proses panjang. Kreator tidak hanya membutuhkan ide dan karya, tetapi juga pendanaan serta akses kepada mitra bisnis.

“Untuk membangun suatu IP perlu runway yang panjang. Ini membangun suatu IP perlu maraton. Jadi memang pendanaan itu sama penting,” ujarnya.

Karena itu, JIPM juga berharap semakin banyak institusi dan pelaku industri yang melihat potensi IP lokal dan memberikan dukungan agar IP yang sudah siap dapat dikomersialkan.

Target Potensi Transaksi Rp100 Miliar

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Puji Hastuti, mengatakan pemerintah daerah turut mendorong JIPM sebagai salah satu sarana pengembangan ekonomi kreatif.

Menurut Puji, penyelenggaraan JIPM merupakan program Pemprov DKI melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang bekerja sama dengan Komite EKRAB dan telah digelar selama tiga tahun berturut-turut.

Dia mengatakan potensi transaksi pada penyelenggaraan tahun lalu mencapai Rp33,4 miliar. Untuk tahun ini, Pemprov DKI optimistis potensi transaksi dapat meningkat hingga lebih dari Rp100 miliar.

“Tahun lalu potensi transaksi itu mencapai Rp33,4 miliar. Tahun ini kita harapkan di atas Rp100 miliar dan itu kita optimistis,” ujar Puji.

Adapun transaksi yang dimaksudnya ialah melalui kesepakatan, kerja sama, dan perputaran nilai ekonomi yang dihasilkan dari acara ini. 

Target tersebut didukung oleh peningkatan jumlah IP yang berpartisipasi. Tahun ini terdapat 28 IP, meningkat dari sekitar 24 IP pada tahun sebelumnya.

Selain itu, JIPM 2026 turut menghadirkan perwakilan lisensi Sega dan Disney. Puji berharap kehadiran perusahaan global tersebut dapat meningkatkan minat pelaku usaha untuk menjajaki transaksi dan kerja sama dengan pemilik IP.

“Harapan kita memang banyak yang tertarik untuk melakukan transaksi tersebut,” katanya.

Puji menambahkan, pemerintah juga memprioritaskan IP lokal dalam penyelenggaraan JIPM 2026. Dari peserta tahun ini, sekitar 18 IP merupakan IP lokal yang difasilitasi untuk mendapatkan akses dan peluang kerja sama komersial.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...