Istana soal Viral Pengibaran Bendera Wajah Prabowo: Bentuk Kebanggaan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi merespons isu pengibaran bendera dengan wajah Prabowo oleh penerjun TNI pada upacara HUT ke-81 RI yang menjadi sorotan warganet. Dia menyebut pengibaran bendera dengan wajah Presiden Prabowo Subianto merupakan bentuk kebanggaan.
“Itu kan bentuk kebanggaan saudara-saudara kita gitu, ya,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8).
Prasetyo menyatakan, pengibaran itu juga sebagai bentuk terima kasih, karena, kata dia, sejak Prabowo menjabat Menteri Pertahanan, alat utama sistem senjata (alutsista) RI semakin diperkuat.
“Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih juga, ya, karena kan di masa Pak Prabowo inilah meskipun juga sudah dirintis sejak zaman beliau menjadi Menhan kita benar-benar memperkuat alutsista kita,
Di sisi lain, Prasetyo menyoroti Indonesia yang dapat memamerkan pesawat angkut militer jenis A400 yang dimiliki. Ia menyebut, pesawat angkut militer itu dapat dikerahkan untuk membawa babtuan ke daerah terdampak bencana.
“Termasuk A400 yang kemudian dalam situasi kita, negara kita yang Ring of Fire ini yang sering terjadi bencana yang tidak kita duga itu juga terbukti manfaatnya gitu. Dalam waktu yang singkat kita bisa mengirimkan logistik gitu yang sudah kita pakai mulai dari bencana di Sumatra maupun kemarin di NTT,” kata Prasetyo.
Adapun, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, langit Jakarta dihiasi atraksi terjun payung yang melibatkan 17 prajurit pilihan dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI.
Dalam aksinya, para prajurit mengibarkan sejumlah bendera, mulai dari bendera bertuliskan “81 Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, bendera dengan foto Presiden Prabowo Subianto, hingga bendera Merah Putih raksasa berukuran 12 x 8 meter.
Aksi terjun payung tersebut dilakukan dari ketinggian 13.000 kaki dan mencatatkan rekor MURI untuk kategori canopy formation side by side.
