Penutupan Bandara Soetta, Halim, Radin Inten Imbas Anak Krakatau Diperpanjang
Penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Radin Inten II imbas erupsi Gunung Anak Krakatau diperpanjang hingga Minggu siang (6/9).
EVP of Corporate Secretary Hermana Soegijantoro mengatakan, AirNav Indonesia memperbarui informasi aeronautika melalui Notice to Airmen (NOTAM) seiring pemantauan terhadap kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih berstatus ditutup berdasarkan NOTAM A3346/26. Penutupan berlaku mulai pukul 08.36 WIB dan diperkirakan dibuka kembali pada pukul 13.30 WIB.
Sementara itu, penutupan Bandara Halim Perdanakusuma diperpanjang melalui NOTAM A3347/26. Bandara tersebut ditutup sejak pukul 09.49 WIB dan diperkirakan kembali beroperasi pada pukul 14.00 WIB.
Penutupan juga diperpanjang di Bandara Radin Inten II melalui NOTAM B1125/26. Ruang udara bandara tersebut ditutup sejak pukul 09.55 WIB dan diperkirakan dibuka kembali pada pukul 14.00 WIB.
AirNav menyatakan terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan pergerakan sebaran abu vulkanik Anak Krakatau melalui Indonesia Network Management Center (INMC).
"Pembaruan informasi aeronautika dilakukan secara berkala sesuai perkembangan kondisi terkini untuk mendukung keselamatan penerbangan," ujar Hermana dikutip dari keterangan resmi, Ahad (6/9).
Penutupan tersebut bersifat sementara dan waktu pembukaan kembali masih berupa estimasi. AirNav akan melakukan pembaruan informasi aeronautika berdasarkan perkembangan terbaru kondisi abu vulkanik untuk memastikan keselamatan penerbangan.
Terdampak hingga Gusti Ngurah Rai Bali
Selain itu, dampak akibat abu vulkanik Anak Krakatau ikut berdampak ke penerbangan di bandara Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Gede Eka Sandi Asmadi menyampaikan terdapat sejumlah penerbangan di bandara internasional di Pulau Dewata ini mengalami pembatalan atau penyesuaian jadwal penerbangan.
Ia mengatakan, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal dan optimal. Namun hingga hari ini, terdapat sejumlah penerbangan yang mengalami penyesuaian. Berikut daftarnya:
Hingga Minggu (06/9) pukul 10.00 WITA, terdapat sejumlah penerbangan yang telah mengalami penyesuaian jadwal penerbangan, yakni:
Kedatangan:
1. TransNusa 8B5106 rute CGK-DPS (6 September) STA 13.20 WITA (DIBATALKAN)
2. TransNusa 8B5104 rute CGK-DPS (6 September) STA 09.45 WITA (DIBATALKAN)
3. Indonesia AirAsia QZ808 rute CGK-DPS (6 September) STA 11.10 WITA (DIBATALKAN)
4. Indonesia AirAsia QZ806 rute CGK-DPS (6 September) STA 09.00 WITA (DIBATALKAN)
5. Indonesia AirAsia QZ802 rute CGK-DPS (6 September) STA 13.05 WITA (DIBATALKAN)
Keberangkatan:
1. Pelita Air IP105 rute DPS-CGK (5 September) STD 19.30 WITA (DIBATALKAN)
2. Garuda Indonesia GA401 DPS-CGK (6 September) STD 07.00 WITA (DIBATALKAN)
3. Garuda Indonesia GA403 DPS-CGK (6 September) STD 07.00 WITA (DELAYED)
4. TransNusa 8B5105 DPS-CGK (6 September) STD 09.10 WITA (DIBATALKAN)
5. TransNusa 8B5101 DPS-CGK (6 September) STD 10.25 WITA (DIBATALKAN)
6. Indonesia AirAsia QZ809 DPS-CGK (6 September) STD 07.50 WITA (DIBATALKAN)
7. Indonesia AirAsia QZ807 DPS-CGK (6 September) STD 09.30 WITA (DIBATALKAN)
8. Citilink QG197 DPS-HLP (6 September) STD 10.25 WITA (DIBATALKAN)
9. Garuda Indonesia GA407 DPS-CGK (6 September) STD 11.55 WITA (DIBATALKAN)
10. Citilink QG815 DPS-CGK (6 September) STD 10.50 WITA (DIBATALKAN)
11. Indonesia AirAsia QZ803 DPS-CGK (6 September) STD 13.35 WITA (DIBATALKAN)
12. TransNusa 8B5101 DPS-CGK (6 September) STD 10.25 WITA (DIBATALKAN)
Dia menyatakan InJourney Airports selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali berkoordinasi dengan sejumlah instansi, utamanya dengan maskapai penerbangan untuk terus melakukan pembaharuan jadwal penerbangan dan penanganan calon penumpang penerbangan terdampak yang telah berada di bandara, serta dengan AirNav Indonesia untuk memantau ruang udara yang terdampak aktivitas volkanik Gunung Anak Krakatau.
Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali turut menyiapkan layanan service recovery yang ditujukan kepada penumpang dari penerbangan terdampak yang telah berada di terminal bandara.
"Kami turut mengimbau kepada calon penumpang pesawat udara untuk melakukan konfirmasi secara berkala kepada maskapai penerbangan terkait status dan jadwal penerbangan sebelum berangkat menuju bandara," kata dia.
