LRT Jabodebek Tetap Beroperasi Normal Usai Gempa Magnitudo 5,9

Kamila Meilina
12 September 2026, 10:57
Rangkaian kereta LRT Jakarta Manggarai-Kelapa Gading berhenti di Stasiun LRT Jakarta Manggarai, Jakarta, Senin (24/8/2026). LRT Jakarta rute Manggarai-Kelapa Gading direncanakan akan diresmikan beroperasi pada 26 Agustus 2026.
ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU
Rangkaian kereta LRT Jakarta Manggarai-Kelapa Gading berhenti di Stasiun LRT Jakarta Manggarai, Jakarta, Senin (24/8/2026). LRT Jakarta rute Manggarai-Kelapa Gading direncanakan akan diresmikan beroperasi pada 26 Agustus 2026.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan operasional LRT Jabodebek tetap berjalan normal setelah gempa bumi berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncang wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu (12/9) pukul 04.23 WIB.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika mengatakan petugas langsung melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap prasarana LRT setelah menerima informasi gempa.

“Setelah menerima informasi gempa, petugas segera melakukan pemeriksaan terhadap prasarana LRT Jabodebek. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi jalur, persinyalan, stasiun, serta prasarana pendukung lainnya tetap dalam kondisi aman,” ujar Radhitya dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/9).

Pemeriksaan terhadap prasarana mulai dilakukan sekitar pukul 04.30 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan kerusakan maupun kondisi yang dapat mengganggu keselamatan dan kelancaran operasional LRT Jabodebek.

Dengan hasil pemeriksaan tersebut, perjalanan LRT Jabodebek tetap dapat beroperasi secara normal. Pemantauan juga dilakukan melalui Operating Control Center (OCC) dan didukung Seismic Detection Alarm System(SDAS). Sistem tersebut digunakan untuk memberikan informasi mengenai dampak getaran gempa terhadap prasarana LRT.

Informasi dari SDAS menjadi salah satu acuan bagi petugas dalam melakukan pemeriksaan terhadap kondisi prasarana serta menentukan langkah tindak lanjut yang diperlukan setelah terjadi gempa.

“LRT Jabodebek memastikan setiap informasi terkait gempa ditindaklanjuti melalui pemantauan dan pemeriksaan prasarana. Keselamatan perjalanan dan pengguna menjadi prioritas dalam setiap kondisi,” kata Radhitya.

Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya gempa berkekuatan 5,9 magnitudo dengan kedalaman 376 KM, di Kepulauan Seribu DKI Jakarta pada Sabtu (12/9) pukul 04.23 WIB. 

Selain LRT, PT KAI juga sempat menghentikan sejumlah perjalanan Commuter Line di waktu terjadinya gempa guna pengecekan jalur secara menyeluruh.



add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...