Riset KIC: Mobil Rp300-500 Juta Paling Banyak Dilirik Kelas Menengah

Kamila Meilina
21 September 2026, 14:32
Pengunjung melihat mobil-mobil keluaran terbaru saat pameran otomotif Livin’ Fest 2025 di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (15/11/2025).
ANTARA FOTO/Makna Zaezar/rwa.
Pengunjung melihat mobil-mobil keluaran terbaru saat pameran otomotif Livin’ Fest 2025 di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (15/11/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pasar mobil dengan rentang harga Rp300-500 juta menjadi salah satu segmen yang banyak dipertimbangkan calon konsumen kelas menengah. Di tengah perkembangan teknologi kendaraan dan semakin banyaknya pilihan merek, konsumen semakin selektif sebelum menentukan mobil yang akan dibeli.

Data Katadata Insight Center (KIC) mencatat konsumen yang berencana membeli mobil dalam dua tahun ke depan masih banyak mempertimbangkan kendaraan dengan harga di bawah Rp500 juta.

Preferensi itu terutama terlihat pada konsumen yang hendak mengganti atau menambah mobil. Sementara itu, calon pembeli mobil pertama kali cenderung lebih banyak mempertimbangkan kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta.

Riset yang dilakukan pada 1.200 responden kelas menengah dan menegah atas itu, mencatat pola konsumsi masyarakat dalam rencana membelu mobil dalam dua tahun. Demikian, kondisi itu membuat segmen Rp 300 – 500 juta menjadi ruang penting dalam pertimbangan konsumen. Namun, calon pembeli tidak hanya melihat harga ketika memilih kendaraan.

Desain menjadi faktor yang paling banyak dipertimbangkan dalam memilih merek mobil, yakni disebut oleh 57,8% responden. Faktor berikutnya adalah efisiensi bahan bakar sebesar 55,6% dan teknologi sebesar 49,3%.

Di sisi lain, sekitar tujuh dari 10 responden menyatakan masih mungkin berpindah ke merek lain. Temuan ini menunjukkan bahwa calon konsumen belum sepenuhnya terkunci pada satu merek ketika melakukan proses pertimbangan pembelian.

Mereka Jepang Masih Jadi Pilihan Dominan

Preferensi terhadap harga juga berjalan beriringan dengan meningkatnya kehati-hatian konsumen dalam menentukan pilihan. Dalam riset KIC yang dilakukan terhadap 163 calon pembeli mobil di Jabodetabek pada Februari 2025, enam dari 10 responden mengaku pernah mengeluarkan sebuah merek dari daftar pilihan mereka.

Alasan terbesar adalah biaya perawatan dan purnajual yang dianggap terlalu mahal, dengan proporsi 53,4%. Berikutnya harga yang berada di luar anggaran sebesar 46%, konsumsi bahan bakar atau efisiensi energi yang dianggap kurang baik sebesar 42,9%, serta fitur yang tidak memenuhi kebutuhan sebesar 38,7%.

Faktor kenyamanan dan interior juga menjadi alasan eliminasi bagi 35,6% responden, sementara 33,1% mempertimbangkan desain eksterior.

Dengan demikian, harga menjadi salah satu pertimbangan, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan apakah sebuah mobil tetap masuk dalam daftar pilihan konsumen.

KIC juga mencatat sekitar sembilan dari 10 calon pembeli mempertimbangkan negara asal merek ketika memilih mobil. Merek asal Jepang masih menjadi pilihan yang dominan dalam berbagai skenario kepemilikan mobil dalam survei tersebut.

Teknologi Jadi Pertimbangan

Perkembangan teknologi kendaraan membuat keputusan membeli mobil tidak selalu berujung pada transaksi dalam waktu dekat. Bagi calon konsumen, hadirnya teknologi baru justru menjadi alasan untuk menimbang kembali kapan waktu yang tepat untuk membeli.

Dalam survei KIC 2026, sembilan dari 10 responden menilai teknologi kendaraan berkembang dengan cepat. Namun, konsumen cenderung menunggu hingga teknologi tersebut dianggap cukup teruji. 

Sebanyak 59,3% responden menilai teknologi sudah matang ketika penggunaannya telah meluas, sementara 58% lainnya melihat kestabilan sebagai ukuran kematangan teknologi. Dari responden yang kerap menunda pembelian mobil, 75,8% mengatakan mereka masih menunggu perkembangan teknologi baru. 

Selain teknologi, konsumen juga menunggu momentum yang dianggap lebih menguntungkan. Sebanyak 47,8% responden menunda pembelian karena menunggu promosi yang lebih menarik. Sementara itu, 39,4% mempertimbangkan kondisi ekonomi atau keuangan pribadi sebelum memutuskan membeli mobil.



 

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...