Toyota Pantau Minat Konsumen Veloz Hybrid, Produksi Capai 15.737 Unit

Kamila Meilina
30 September 2026, 09:45
Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Hiroyuki Ueda (kedua kiri) berbincang bersama Wakil Presiden Direktur TAM Henry Tanoto (kiri), Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto (kedua kanan) dan Wakil Presiden
ANTARA FOTO/Muhammad Iqb
Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Hiroyuki Ueda (kedua kiri) berbincang bersama Wakil Presiden Direktur TAM Henry Tanoto (kiri), Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto (kedua kanan) dan Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam (kanan) di samping New Toyota Veloz Hybrid EV usai resmi diluncurkan diajang pameran otomotif GAIKINDO Jakarta Auto Week 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (21/11/2025). New Toyota Veloz
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melihat prospek minat konsumen terhadap New Veloz Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang diproduksi secara lokal. Hingga akhir Agustus 2026, TMMIN telah memproduksi 15.737 unit New Veloz HEV sejak awal produksi.

Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya mengatakan kapasitas produksi kendaraan di TMMIN pada dasarnya disesuaikan dengan permintaan konsumen. Dengan demikian, produksi Veloz HEV tidak ditetapkan berdasarkan kapasitas bulanan yang tetap.

“Untuk kapasitas produksi di TMMIN pada dasarnya mengikuti demand dari customer. Kami selalu berusaha menyesuaikan kemampuan produksi dengan kebutuhan pelanggan,” kata Nyoman di kawasan Pabrik TMMIN Karawang, Jawa Barat, Selasa (29/9). 

Ia mengatakan produksi Veloz HEV sejak awal produksi hingga akhir Agustus 2026 telah mencapai 15.737 unit.

Meski demikian ia belum merinci kapasitas maupun target produksi Veloz HEV per bulan. Namun, untuk produksi Toyota di Indonesia secara keseluruhan, dia mengatakan perusahaan berharap dapat terus mencatat pertumbuhan.

“Untuk proyeksi produksi Toyota Indonesia ke depan tentunya kami berharap bisa terus bertumbuh,” ujarnya.

Veloz HEV menjadi bagian dari pengembangan kendaraan elektrifikasi Toyota yang diproduksi di Indonesia. Sebelumnya, TMMIN memproduksi Kijang Innova Zenix Hybrid EV pada 2022 sebagai model hybrid pertama Toyota yang diproduksi secara lokal.

Langkah itu dilanjutkan melalui produksi Yaris Cross Hybrid EV pada 2023. Kemudian, pada akhir 2025, TMMIN mulai memproduksi kendaraan berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV), yakni bZ4X.

Pada 2026, Toyota memperluas pilihan kendaraan elektrifikasinya melalui Veloz Hybrid EV. Model tersebut membawa teknologi hybrid ke segmen kendaraan keluarga yang lebih luas.

Produksi kendaraan elektrifikasi disebut menjadi bagian dari pengembangan kemampuan manufaktur dan rantai pasok Toyota di Indonesia. Sejumlah komponen yang digunakan pada kendaraan elektrifikasi antara lain baterai, Power Control Unit (PCU), transaxle, motor listrik, dan wiring harness.

Toyota menyebut lokalisasi komponen tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem industri otomotif nasional. Selain mengurangi ketergantungan terhadap impor, pengembangan komponen lokal dapat meningkatkan kemampuan pemasok dalam negeri dan nilai tambah industri.



add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...