Profil Sarmuji, Sekjen Golkar yang Baru Dilantik Jadi Menteri Perindustrian

Kamila Meilina
1 Oktober 2026, 16:16
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia (tengah) didampingi Sekjen Muhammad Sarmuji (kiri), Waketum Ace Hasan Syadzily (kanan) dan jajaran pengurus partai Golkar lainnya menyampaikan keterangan pers di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (7/11/2024
ANTARA FOTO/Reno Esnir/agr
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia (tengah) didampingi Sekjen Muhammad Sarmuji (kiri), Waketum Ace Hasan Syadzily (kanan) dan jajaran pengurus partai Golkar lainnya menyampaikan keterangan pers di Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (7/11/2024). Partai Golkar mengumumkan jajaran kepengurusan partai periode 2024-2029.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto melantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita pada Kamis (1/10). Sarmuji sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar.

Beberapa nama yang dilantik Prabowo adalah Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Bahlil Lahadalia sebagai Menko Hlirisasi dan Energi merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, serta dan Dudung Abdurrachman sebagai Menko Bidang Politik dan Keamanan. Selain itu, Prabowo melantik Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto. Suyudi akan menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang digeser menjadi Kepala Staf Presiden.

Prabowo juga melantik Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri. Presiden juga mengambil sumpah sejumlah Wakil Menteri, salah satunya Luky Alfirman yang diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan.

Sarmuji dilantik menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita yang menjabat menteri perindustrian sejak tahun 2019. Dia lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 10 Juni 1974. Ia menempuh pendidikan dasar di SDN Modokan Ayu 270, kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 17 Surabaya dan SMA Negeri 16 Surabaya.

Setelah lulus SMA, Sarmuji melanjutkan pendidikan ke Universitas Jember pada 1992 dengan mengambil jurusan manajemen. Ia kemudian memperoleh gelar magister administrasi bisnis dari program pascasarjana Universitas Indonesia pada 2006.

Aktif di HMI dan Partai Golkar

Karier politik Sarmuji berawal dari aktivitasnya di organisasi mahasiswa. Ia aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan pernah menjabat sebagai Ketua HMI Cabang Jember periode 1998-1999.

Setelah itu, Sarmuji menjadi Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Nasional Pengurus Besar HMI untuk periode 2000-2002.

Kariernya kemudian berlanjut di Partai Golkar. Sarmuji pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) periode 2006-2010. Ia juga pernah menjadi staf ahli Fraksi Partai Golkar di DPR.

Di tingkat daerah, Sarmuji menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur periode 2020-2025. Pada Agustus 2024, ia diangkat menjadi Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar oleh Ketua Umum Bahlil Lahadalia.

Tiga Kali Terpilih sebagai Anggota DPR

Sarmuji pertama kali terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2014 dari daerah pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Blitar, Kediri, Trenggalek, dan Tulungagung. Saat itu, ia memperoleh 57.586 suara.

Pada Pemilu 2019, Sarmuji kembali terpilih dengan 137.110 suara. Ia kemudian mempertahankan kursinya pada Pemilu 2024 dengan perolehan 183.045 suara.

Selama menjadi anggota legislatif, Sarmuji aktif di Fraksi Partai Golkar dan terlibat dalam pembahasan sejumlah kebijakan, khususnya yang berkaitan dengan bidang tugas Komisi VI DPR.

Sebelum menjadi anggota DPR, Sarmuji juga pernah menjadi tenaga ahli Fraksi Partai Golkar di DPR selama tujuh tahun, yakni pada 2007-2014.

Di luar politik, Sarmuji memiliki pengalaman profesional di sejumlah perusahaan dan lembaga swasta.

Ia pernah menjadi konsultan di PT Himais Optima selama delapan tahun, dari 2002 hingga 2010. Sarmuji juga pernah menjabat sebagai komisaris PT Manggala Karya Cipta selama enam tahun pada 2008-2014 serta komisaris PT Eco Sejahtera pada 2011-2014.

Dengan latar belakang pendidikan manajemen dan administrasi bisnis serta pengalaman di parlemen, partai politik, dan perusahaan, Sarmuji kini mendapat tugas memimpin Kementerian Perindustrian.

Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perindustrian sejak awal pemerintahan Kabinet Merah Putih. Agus Gumiwang tercatat dilantik sebagai Menteri Perindustrian pada 21 Oktober 2024.



add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Kamila Meilina

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...