Menlu Sugiono: RI Siap Terima Korban Perang Gaza, Sanggah Merelokasi Permanen

Tia Dwitiani Komalasari
10 April 2025, 14:28
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan keterangan seusai pertemuan bilateral dengan Menteri Eropa dan Luar Negeri Prancis Jean Noel Barrot di Gedung Pancasila, Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (26/3/2025). Pertemuan tersebut membaha
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan keterangan seusai pertemuan bilateral dengan Menteri Eropa dan Luar Negeri Prancis Jean Noel Barrot di Gedung Pancasila, Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (26/3/2025). Pertemuan tersebut membahas rencana kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia pada Mei 2025 dan kerja sama yang meliputi bidang transisi energi, ketahanan pangan, pertahanan, tranformasi digital dan budaya.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan Presiden Prabowo tengah menyoapkan langkah untuk menampung warga Gaza di Indonesia. Dia menegaskan Indonesia tidak berniat melakukan relokasi warga Gaza, namun hanya menampung sementara.

 "Sesuai arahan Presiden, keberadaan mereka di Indonesia bersifat sementara dan sama sekali tidak dimaksudkan untuk “memindahkan” Warga Palestina tersebut dari Tanah Airnya," ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (4/10).

Sugiono mengatakan bahwa Indonesia menolak setiap upaya yang akan merekolasi atau memindahkan Warga Palestina dari Tanah Airnya. Setiap upaya yang mengubah “demografi” Gaza merupakan pelanggaran hukum internasional.

Siap Terima Korban Perang

Dia mengatakan, Presiden Prabowo ingin menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk membantu perjuangan Palestina. Solidaritas rakyat dan Pemerintah Indonesia ditunjukkan melalui berbagai bantuan dalam bentuk peningkatan kapasitas, pembangunan infrastuktur, dan tentunya bantuan kemanusiaan.

"Indonesia juga senantiasa konsisten mendorong penyelesaian konflik Palestina Israel berdasarkan prinsip Solusi Dua Negara (two-state solution), dan mendorong penghentian segala bentuk kekerasan," ujarnya.

Menurut Sugiono, Indonesia siap akan memainkan peran yang lebih luas apabila diminta oleh semua pihak yang terkait. Apabila semua pihak menghendaki dan menyetujui, Indonesia juga siap menerima korban perang, terutama warga sipil, untuk melakukan pengobatan dan perawatan di Indonesia.

"Selain korban luka, Indonesia siap menerima anak yatim piatu korban perang yang memerlukan perawatan karena trauma yang mereka alami" kata dia.

Sebagaimana diketahui, beberapa negara (misalnya Mesir, Turki, Qatar dan UAE) telah menerima Warga Palestina yang telah menjadi korban Perang Gaza. Bahkan Indonesia telah mengirimkan Tim Kesehatan TNI ke Mesir dan Gaza untuk melaksanakan misi kemanusiaan tersebut.

Sugiono menambahkan, Indonesia sedang melakukan konsultasi dengan berbagai negara, terutama dengan Pemerintah Palestina. Indonesia juga perlu memastikan bahwa semua langkah tersebut sepenuhnya dilakukan untuk kepentingan rakyat Palestina dan mendapat dukungan negara – negara di Kawasan. 9. Di tingkat nasional

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...