Deretan Teknologi Baru di Piala Dunia 2026: AI hingga Bola Pintar dengan Chip

Ade Rosman
15 Juni 2026, 06:47
piala dunia, AI,
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/sg
Para penari tampil dalam seremoni pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Piala Dunia 2026 resmi dibuka pada Kamis, (11/6). Piala Dunia 2026 , yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dan diikuti oleh 48 peserta.  Hajalan sepakbola dunia empat tahunan ini, menggunakan beragam teknologi mulai dari akal imitasi (AI), bola pintar berchip, hingga sistem offside semi-otomatis generasi terbaru. 

Fédération Internationale de Football Association (FIFA) melaporkan, teknologi yang paling menonjol dalam Piara Dunia 2026 yaitu Advanced Semi-Automated Offside Technology (SAOT) Sistem ini memanfaatkan kamera berkecepatan tinggi, pelacakan kerangka tubuh pemain (skeletal tracking), data sensor bola, serta kecerdasan buatan untuk mendeteksi posisi offside secara lebih cepat dan akurat.

FIFA menyebut teknologi tersebut tetap mempertahankan keputusan akhir di tangan wasit. 

FIFA juga menggunakan bola pintar atau connected ball bernama Trionda yang diproduksi Adidas. Bola tersebut dilengkapi sensor Inertial Measurement Unit (IMU) yang mengirimkan data secara real-time guna membantu menentukan momen sentuhan bola dalam proses peninjauan VAR maupun offside

FIFA juga memperkenalkan berbagai inovasi berbasis AI melalui kerja sama dengan Lenovo, di antaranya Football AI Pro, avatar pemain 3D berbasis AI, serta pengembangan fitur Referee View yang memungkinkan analisis pertandingan dan pengalaman siaran yang lebih interaktif bagi penonton. 

 Piala Dunia kali ini juga menerapkan penggunaan kamera tubuh wasit (referee body camera). Kamera ini memungkinkan penonton menyaksikan pertandingan dari sudut pandang wasit secara langsung. 

FIFA sebelumnya telah menguji teknologi ini dalam Piala Dunia Antarklub 2025 dan menyatakan hasilnya positif untuk meningkatkan transparansi keputusan wasit serta pengalaman menonton. 

Penggunaan sensor AI, kamera pelacak, dan analisis data real-time, menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai turnamen sepak bola dengan tingkat digitalisasi tertinggi yang pernah digelar FIFA. 

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...