Buronan ICC Netanyahu Tak Ditangkap Saat Sidang PBB di New York, Ini Alasannya

Ameidyo Daud Nasution
25 September 2026, 14:35
Benjamin Netanyahu
Instagram/b.netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin NEtanyahu
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tak ditangkap saat berpidato di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, meski berstatus buronan Mahkamah Internasional (ICC).

Padahal, desakan kepada Wali Kota New York Zohran Mamdani untuk menangkap Netanyahu saat berada di kota tersebut. Netanyahu saat ini berstatus buronan karena kejahatan terhadap kemanusiaan yang terjadi mulai Oktober 2023 di Gaza.

Dikutip dari BBC, Mamdani selama kampanye sebagai calon Wali Kota New York kerap menyebut Netanyahu sebagai penjahat perang. Ia juga berjanji akan memerintahkan polisi menangkap politikus Partai Likud itu jika datang ke New York.

Meski demikian, belakangan Mamdani mengatakan penangkapan sulit dilakukan. Alasannya, mereka tak memiliki wewenang hukum untuk menangkap buronan ICC.

"Tetapi, pemerintah federal memilikinya (kemampuan menangkap buronan ICC)," kata Mamdani pada 21 Juli lalu.

Walikota New York Zohran Mamdani

Walikota New York Zohran Mamdani (ABC News)

Amerika Serikat saat ini tak mengikuti putusan ICC karena negara tersebut bukan bagian dari negara yang menandatangani Statuta Roma. Ini berarti ICC tak memiliki yurisdiksi atas AS dan buronan lembaga tersebut bisa bebas keluar dan masuk.

Hubungan antara ICC dengan AS juga semakin memanas saat Negeri Abang Sam dipimpin oleh Donald Trump. Terbaru, Trump meminta negara-negara anggota ICC untuk keluar dari lembaga tersebut.

"Amerika Serikat menentang keras lembaga yang tidak terkendali yang dikenal sebagai Mahkamah Pidana Internasional (ICC)," ujarnya Trump saat berpidato di Sidang Umum PBB, Selasa (22/9) dikutip dari Inquirer.

Trump sebelumnya juga memberikan sanksi pembekuan akses keuangan hingga pembatasan visa kepada sejumlah jaksa di ICC. Ini setelah lembaga yang berbasis di Den Haag, Belanda itu menjatuhkan hukuman kepada Netanyahu.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...