Paus Leo XIV Didiagnosis Kanker Paru-Paru, Sudah Jalani Operasi

Ameidyo Daud Nasution
14 Oktober 2026, 10:50
Paus Leo XIV menyampaikan doa Regina Caeli pertamanya di depan Basilika Santo Petrus, pada 11 Mei 2025 di Kota Vatikan.
Reuters/Beata Zawrzel via Nur Photo
Paus Leo XIV menyampaikan doa Regina Caeli pertamanya di depan Basilika Santo Petrus, pada 11 Mei 2025 di Kota Vatikan.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Paus Leo XIV didiagnosis terkena kanker paru-paru. Hal ini disampaikan pihak Vatikan usai Paus menjalani operasi pada Selasa (14/10).

Vatikan menyatakan hasil pemeriksaan mengonfirmasikan keberadaan adenokarsinoma paru-paru pada Paus bernama asli Robert Prevost. Saat ini, dokter telah mengangkat lobus bawah dari paru-paru kanan Paus melalui operasi yang dijalankan selama 90 menit.

"Operasi berjalan sukses dan tidak ada komplikasi," demikian bunyi pernyataan Vatikan seperti dikutip dari Associated Press, Rabu (14/10).

Operasi dilakukan di Rumah Sakit Gemelli di Roma. Tindakan dilakukan oleh tim yang dipimpin oleh kepala ahli bedah toraks RS Gemelli, Dr. Stefano Margaritora.

Paru-paru kanan memiliki tiga bagian, sedangkan paru-paru kiri memiliki dua bagian. Setelah satu bagian atau lobus diangkat, sisa paru-paru dapat secara bertahap menggantikan fungsi tersebut.

Paus Leo sebelumnya menyampaikan kepada publik mengenai masalah kesehatannya. Ia mengungkapkan penemuan nodul terlokalisasi saat doa siang hari Minggu dan akan menjalani prosedur pengangkatan.

Sedangkan pakar kanker paru-paru dari Lombardi Coprehensice Cancer Center, Georgetown University, Dr. Stephen Liu mengatakan adenokarsinoma adalah jenis kanker paru-paru yang paling umum dan punya prognosis paling baik.

Meski demikian, tim dokter perlu mengetahui seberapa besar ukuran kanker dan jumlah titik di paru-paru yang terdampak. "Lalu bagaimana dengan kelenjar getah beningnya, apakah sudah terkena kanker?" kata Liu. 

Liu juga mengatakan, pilihan terapi yang tersedia untuk jenis kanker ini antara lain kemoterapi, kombinasi imunoterapi dan kemoterapi, hingga obat minum.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...