Kedok Misterius Pencipta Koin Kripto Shiba Inu, Ryoshi
ZIGI – Mata uang digital Shiba Inu Coin atau Shiba Token yang menggunakan simbol SHIB terus menjadi sorotan. Pasalnya, mata uang kripto ini semula hanya lelucon belaka namun mendadak populer gara-gara kicauan Elon Musk yang mengunggah foto anjing jenis Shiba Inu.
Berbicara soal pencipta Shiba Inu yang misterius, belakangan Ryoshi (bukan nama sebenarnya) yang selama ini dikenal sebagai pembuatnya blak-blakan memberi petunjuk terkait identitas aslinya.
Lantas, siapa sih sosok di balik nama Ryoshi yang berhasil membuat Shiba Inu Coin tersebut? Scroll sampai bawah ya.
Mengaku Bukan Siapa-siapa
Melansir dari The Sun, saat cryptocurrency Shiba Inu alias “pembunuh Dogecoin” melonjak ke rekor tertinggi, banyak pengikut yang berusaha mencoba membuka kedok misteri penemunya, Ryoshi. Diketahui, nilai Shiba Inu sempat meroket hingga 777% dalam 30 hari dengan kapitalisasi pasar sebesar US$45 miliar atau sekitar Rp641 triliun. Angka ini membuat Shiba Inu jadi crypto tertinggi ke-10 di dunia.
Hanya saja, sosok di balik nama Ryoshi pernah membuat sebuah pengakuan dalam blognya dan menegaskan kalau ia bukan siapa-siapa. Ryoshi yang dalam bahasa Jepang berarti nelayan tersebut bahkan mengklaim pengungkapan identitasnya hanya akan membuat orang-orang kecewa.
“Saya sudah bilang dari awal, saya bukan siapa-siapa, saya tidak penting. Upaya untuk membuka kedok 'identitas' saya bahkan jika berhasil akan mengecewakan. Saya hanyalah seorang pria tanpa konsekuensi yang mengetuk keyboard dan saya dapat diganti. Saya Ryoshi,” ungkapnya dikutip dari The Sun, Senin, 1 November 2021.
Ryoshi menggambarkan, inkarnasinya adalah hadiah untuk diri sendiri. Dengan prinsip yang ia pegang, kripto Shiba Inu dimaksudkan untuk menyatukan dan menjadi egaliter.
“Dengan Shiba, kami sejak awal menjelaskan bahwa tidak ada yang bertanggung jawab. Tidak ada orang yang bertanggung jawab, tidak ada orang yang bertanggung jawab, dan tidak ada entitas yang memiliki kunci kerajaan. Hasil akhir dari ini adalah Anda bertanggung jawab,” tegasnya.
Bukan Miliarder
Lebih mengejutkan lagi, Ryoshi mengaku bahwa dia tidak memiliki satu pun token Shiba Inu, yang menggunakan anjing jenis Shiba Inu sebagai lambangnya. Maka dari itu, sang penemu menyebut kalau ia tetap orang biasa yang tidak menjadi miliarder bergelimang harta.
“Bahkan sebagai pencipta token Shiba, saya mendapat banyak pesan seperti, 'Ryo, kamu harus menjadi miliarder sekarang, haha.' Tetapi kenyataannya masih sampai hari ini saya memiliki 0 SHIB," ujar Ryoshi.
“Jika saya melakukannya, maka saya tidak bisa menjadi diri saya sendiri dan untuk saat ini saya tahu bahwa saya memiliki peran untuk dimainkan. Saya tidak bisa murni dan tidak bias jika saya khawatir tentang harga naik turun dan mengambil keuntungan,” lanjutnya.
Meski demikian, Ryoshi dikenal sebagai nama di balik terciptanya Shiba Inu yang sangat filosofis. Ryoshi menyadari, bahwa meski tidak menjadi miliader, namun ia yakin kalau Shiba yang hebat akan menghadiahinya dengan cara yang lain.
Saat ini menurut CoinBase, nilai Shiba Inu telah meningkat hingga lebih dari 1015% hanya dalam waktu satu bulan terakhir berkat pengaruh Elon Musk. Nah, buat kamu yang sudah terjun ke dunia kripto dan mulai mendalami koin Shiba Inu, tertarik untuk mencoba membongkar identitas Ryoshi?
