Dua Pendaki Wanita Tewas di Puncak Carstensz Papua


Dua pendaki wanita, yaitu Lilie Wijayati dan Elsa Laksono, tewas dalam perjalanan turun dari Puncak Jaya atau Carstensz Pyramid menuju Base Camp Lembah Kuning, pada Sabtu (1/3).
Sebelum meninggal, keduanya telah berhasil mencapai puncak setinggi 4.884 mdpl pada 28 Februari 2025. Hal itu dikonfirmasi oleh agen operator Indonesian Expeditions yang menjadi klien operator dari Lilie dan Elsa.
"PT Tropis Cartenz Jaya, selaku operator, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Saudari Lilie Wijayati Poegiono dan Elsa Laksono pada 1 Maret 2025," tulis perusahaan tersebut dalam akun Instagram resminya, dikutip Minggu (2/3).
"Semoga keluarga serta kerabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi kepergian ini," tulis akun instagram tersebut.
Puncak Jaya atau Piramida Carstensz merupakan puncak tertinggi dari Pegunungan di Kabupaten Mimika, Provinsi Tengah. Piramida Carstensz mempunyai ketinggian 4.884 mdpl dan di sekitarnya terdapat satu-satunya gletser yang tersisa di Indonesia.
Dikutip dari situs Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Cartenz Pyramid atau juga dikenal Puncak Jaya, Pegunungan Jayawijaya, Papua merupakan pegunungan kars yang unik di dunia. Lokasi puncak pegunungan ini merupakan satu dari lima tempat di khatulistiwa yang diselimuti salju.
Informasi ini bisa ditemukan dalam panel monitor kars Indonesia di Museum Kars. Seperti dipaparkan dalam panel monitor tersebut, empat tempat lain di dunia yang juga diselimuti salju khatulistiwa selain Puncak Jaya adalah Sierra Nevada di Andes, Gunung Kenya, Gunung Kilimanjaro, dan Ruwenzori di Afrika.
Oleh sebab itu Cartenz Pyramid merupakan lokasi pergunungan kars yang memiliki arti penting bagi Indonesia dan dunia. Berdasarkan data pada 1992 salju di Puncak Jaya mencapai areal seluas 3.300 ha. Namun kini luasnya semakin meyempit akibat pemanasan global.