Profil Wakapolri Baru Komjen Dedi Prasetyo, Jejak Karier hingga Harta Kekayaan

Ade Rosman
6 Agustus 2025, 13:55
Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo menjabat sebagai Wakil Kapolri yang baru.
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU
Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo menjabat sebagai Wakil Kapolri yang baru.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo sebagai Wakil Kapolri yang baru menggantikan Komjen (Purn) Ahmad Dofiri yang telah purna tugas sejak 1 Juli 2025.

Keputusan ini tertuang dalam surat telegram Nomor:ST/1764/VIII/KEP./2025, tertanggal 5 Agustus 2025 yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menuturkan terdapat sejumlah rotasi serta mutasi di tubuh Polri. Sandi mengungkapkan terdapat dua surat yang dikeluarkan, surat lainnya bernomor Kep/1186/VIII/2025 tertanggal 5 Agustus 2025.

“Secara keseluruhan terdapat 61 personel yang mutasi dengan rincian promosi/flat 34 personel, jabatan Kapolda 7 personel, jabatan IB/Irjen 3 personel, jabatan IIA/Brigjen 13 personel, jabatan IIB1/Kombes 3 personel, Gassus 4 personel, dan pensiun 23 personel,” kata Sandi dalam keterangan tertulis, Selasa (5/8).

Profil Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo

Pria kelahiran 26 Juli 1968 ini lulus dari Akpol pada 1990. Kariernya dimulai sebagai Perwira Pertama (Pama) di Polda Jawa Timur. Dedi lalu menduduki kursi Kapolsek Deket pada 1992. Ia lalu didapuk menjadi Kasat Reskrim Polres Lamongan setahun kemudian.

Dedi kemudian dimutasi kembali ke Akpol hingga 1997, lalu ia menjadi Kapolsek Serpong. Setelah itu menjabat sebagai Kapuskodalops di Polres Marabahan dan Polres Banjar pada 1999.

Perjalanan karier Dedi berlanjut menjadi Kasat Reserse Polwiltabes Surabaya pada 2007, kemudian Kapolres Kediri Kota (2008), lalu Kapolres Lumajang (2009).

Tiga tahun berselang, ia ditunjuk menjadi Karo SDM Polda Maluku Utara pada 2011, setahun setelahnya menjabat Polda Kalimantan Tengah pada 2012, dan menjadi Wakapolda Kalimantan Tengah pada 2017.

Pada 2018, Dedi menjabat sebagai Karopenmas Divhumas Polri, setahun kemudian menjadi Karobinkar SSDM Polri pada 2019.

Dedi naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal pada 2020 dan kembali menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Tengah.

Selanjutnya ia ditunjuk menjadi Kadiv Humas Polri pada 2021–2023, setelah itu Dedi menjadi Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) dari Februari 2023 hingga November 2024.

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) menjadi jabatan terakhir sebelum Dedi ditunjuk menjadi Wakapolri. Ia menduduki kursi Irwasum sejak 11 November 2024. Selama menjabat sebagai Irwasum, ia juga didapuk menjadi Ketua Satgas Pangan Polri.

Dedi juga dikenal sebagai seorang penulis buku. Ia menjadi pemegang rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri yang menulis buku terbanyak sejak 2024. Tercatat, hingga 2024 Dedi telah menulis sebanyak 27 buku, tema yang diangkat berkaitan dengan kemampuannya sebagai perwira polisi.

Catatan Harta Kekayaan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo

Melansir Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkannya pada 31 Desember 2024, total harta kekayaan Dedi bernilai Rp 11.172.500.000 dengan rincian sebagai berikut:

Tanah dan bangunan, total senilai Rp 8.650.000.000
1. Tanah dan bangunan seluas 800 m2/300 m2 di Madiun, dengan keterangan warisan, Rp 3.100.000.000
2. Tanah dan Bangunan seluas 415 m2/250 m2 di Tangerang Selatan, hasil sendiri, Rp 2.800.000.000
3. Tanah dan bangunan seluas 299 m2/150 m2 di KAB / Surabaya, hasil sendiri Rp 1.650.000.000
4. Tanah dan bangunan seluas 300 m2/70 m2 di Palangka Raya, hasil sendiri Rp 250.000.000
5. Tanah dan bangunan seluas 242 m2/100 m2 di Madiun, dengan keterangan warisan Rp 850.000.000

Alat transportasi dan mesin, total senilai Rp 977.500.000
1. Mobil Toyota Land Cruiser tahun 1998, hasil sendiri Rp 400.000.000
2. Motor Honda Vario tahun 2017, hasil sendiri Rp 7.500.000
3. Mobil Mitsubishi Pajero tahun 2017, hasil sendiri Rp 190.000.000
4. Mobil Honda CRV tahun 2019, hasil sendiri Rp
350.000.000
5. Motor Yamaha WR tahun 2021, hasil sendiri Rp 30.000.000

Adapun harta bergerak lainnya senilai Rp 320.000.000. Ia juga tercatat memiliki kas atau setara kas senilai Rp 1.225.000.000.


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...