Wali Kota Prabumulih Minta Maaf Usai Viral Video Pencopotan Kepala Sekolah
Wali Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Arlan, meminta maaf setelah viral video mengenai pencopotan Kepala SMP Negeri 1 Kota Prabumulih Roni Ardiansyah. Permohonan maaf tersebut seiring dengan viralnya video yang mengakitkan pencopotan tersebut karena Roni menegur anak Arlan yang membawa mobil ke sekolah.
"Saya sebagai Wali Kota Prabumulih mengucapkan permohonan maaf pada bapak roni dan seluruh masyarakat Kota Prabumulih," ujarnya dikutip dari akun TikTok resminya cak_arlan.official, Rabu (17/9).
Arkan mengatakan bahwa berita yang menyebutkan dirinya mengganti dan memindahkan Roni ke sekolah lain adalah hoaks. Namun, dia mengakui menegur Roni karena ada kasus yang membuat anak sekolah di SMP Negeri 1 tidak betah.
"Saya baru menegur pak Roni karena di sekolahan itu ada masalah kasus yang membuat anak sekolah itu tidak betah di situ. Maka saya sebagai Wali Kota Prabumulih menegur pak Roni, jangan sampai terjadi lagi, dan guru sekolah itu juga sudah dipindahkan satu minggu lalu," ujar Arkan.
Dia juga membantah jika anaknya lah yang ditegur oleh Roni. Menurut Arkan, anaknya tidak membawa mobil ke sekolah karena selalu diantar jemput.
"Lalu berita anak saya itu adalah hoaks. Anak saya tidak membawa mobil ke sekolah. Anak saya diantar," ujarnya.
Namun demikian, dia tetap meminta maaf atas segala kesalahannya pada Roni dan seluruh masyarakat.
Dibahas Hotman Paris
Sebelumnya, video momen sejumlah murid sekolah yang menangis karena melepas kepala sekolahnya viral di media sosial. Isu ini juga sempat dibahas Hotman Paris melalui akun instagram pribadinya @hotmanparisofficial.
Pada Selasa malam (16/5), Hotman mengunggh konten yang membahas Kepsek SMPN 1 Prbaumulih dicopot diduga karena tegur murid anak pejabat yang bawa mobil dan parkir di lapangan sekolah.
"Mendagri dan Gubernur harus bertindak! Pulihkan jabatan kepala sekolah ini! Ayo netizen se-Indonesia: protes" tulis Hotman di unggahannya.
