Prabowo Targetkan Konstruksi Tanggul Laut Rampung 2045 di Sidang Umum PBB

Andi M. Arief
24 September 2025, 11:23
Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana pembangunan tanggul laut atau Giant Sea Wall sepanjang 480 kilometer di Pantai Utara Pulau Jawa dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa kemarin, Selasa (23/9). Kepala Negara memproyeksikan infrastruktur tersebut dapat rampung selambatnya pada 2045.

Prabowo mengatakan pembangunan Giant Sea Wall merupakan konsekuensi langsung dari perubahan iklim. Sebab, Purnawirawan TNI ini mencatat permukaan air laut di utara Pulau Jawa naik sekitar 5 centimeter per tahun.

"Karena ini, kami terpaksa membanngun Giant Sea Wall sepanjang 480 kilometer. Program ini mungkin akan berjalan sekitar 20 tahun, tapi kami tidak memiliki pilihan lain dan konstruksi harus dimulai sekarang," kata Prabowo dalam saluran resmi Sekretariat Presiden, Selasa (23/9).

Prabowo menilai pembangunan Giant Sea Wall merupakan aksi nyata pemerintah untuk menghadapi perubahan iklim. Karena itu, langkah-langkah cepat harus dilakukan untuk mencapai emisi nol bersih atau NZE pada 2060.

Pemerintah menawarkan peluang investasi untuk proyek Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall kepada investor dari sejumlah negara, termasuk China, Korea Selatan, Jepang, hingga negara-negara Eropa. Proyek ini ditaksir membutuhkan biaya mencapai 80 miliar dolar AS atau lebih dari Rp 1.300 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan tengah memperkuat komunikasi dengan Cina untuk pembangunan proyek giant sea wall atau tanggul laut raksasa yang rencananya akan dibangun di Pantai Utara (Pantura) Jawa.

AHY mengatakan pemerintah berharap ada investasi asing yang masuk untuk mendukung proyek tersebut. Selain dengan Cina, pemerintah juga masih terus melakukan pembicaraan dan membuka ruang komunikasi dengan negara lain.

“Pemerintah akan semakin membuka komunikasi tidak hanya dengan Cina, tapi dengan berbagai negara lain,” kata AHY di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (11/9), malam.

Ketua Umum Partai Demokrat itu menambahkan, rancangan proyek giant sea wall Pantura Jawa akan memadukan desain dalam negeri dengan konsep dari berbagai negara yang telah lebih dulu membangun tanggul laut.

“Kami akan menghadirkan berbagai konsultasi juga dengan berbagai pihak yang punya pengalaman di bidang itu,” ujar AHY.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...