BMKG Deteksi Tsunami Kecil Usai Gempa 7,4 SR Guncang Sulawesi Utara

Ameidyo Daud Nasution
10 Oktober 2025, 11:32
tsunami, gempa, bmkg
ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin/foc.
Ilustrasi permukaan air laut
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan potensi tsunami di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Jumat (10/10) usai gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Laut Filipina.

Mereka juga mencatat sudah ada tsunami 5 hingga 7 centimeter di perairan Talaud, Sulawesi Utara usai gempa tersebut. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan tsunami terdeteksi dengan alat pengukur tinggi muka laut di dua titik Kepulauan Talaud.

"Tercatat di Tsunami Gauge BMKG di Beo, Talaud, setinggi 7 cm dan di TG Essang Talaud setinggi 5 cm dan sejumlah titik lainnya," kata Daryono di Jakarta, Jumat (10/10) dikutip dari Antara.

Daryono menjelaskan, kenaikan permukaan air laut tersebut dampak dari tsunami kecil akibat gempa dangkal di zona subduksi Laut Filipina. "Kami menyebutnya tsunami minor," kata dia.

Pusat gempa terletak di titik koordinat 7,23° Lintang Utara dan 126,83° Bujur Timur atau sekitar 275 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara. Gempa ini memiliki kedalaman 58 kilometer.

“Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ujar Daryono.

BMKG menyatakan gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami dengan tingkat ancaman Waspada di wilayah pesisir Kepulauan Talaud, Kota Bitung, Minahasa Utara bagian selatan, Minahasa bagian selatan, dan Supiori di Papua.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...