Prabowo: RI diminta Negara Mediator untuk Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air sepulang dari menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir. Prabowo beserta rombongan mendarat di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur sekira pukul 14.35 WIB.
Dalam pernyataannya kepada awak media, Prabowo mengatakan Indonesia diminta ikut berpartisipasi dalam forum tersebut karena punya reputasi dan kredibilitas diplomatik.
Ia mengatakan, Indonesia diminta oleh empat negara mediator seperti Amerika Serikat (AS), Turki, Qatar dan Mesir untuk bersedia mengawal perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
"Mereka bertanya, bagaimana kesiapan Indonesia, kami katakan kami siap, kalau diminta pasukan penjaga perdamaian, pasukan peacekeeping, Indonesia siap," kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10).
Prabowo mengatakan, sejumlah sandera dua belah pihak telah dibebaskan sebagai bagian dari implementasi awal kesepakatan tersebut.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menyampaikan proses pengerahan pasukan perdamaian Indonesia ke Jalur Gaza masih perlu perundingan lebih lanjut. Namun, Indonesia siap berkontribusi secara aktif dalam upaya perdamaian di Timur Tengah.
"Kami sekarang akan bicara detailnya, ini masih rumit, tidak gampang. Tapi kita mulai kerja", ujarnya.
KTT Perdamaian Gaza merupakan forum yang mempertemukan sejumlah pemimpin dunia untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang di Jalur Gaza.
Kesepakatan perjanjian itu diharapkan menandai langkah penting menuju stabilitas dan perdamaian di kawasan Timur Tengah.
