Bahasa Indonesia Diakui UNESCO, Kini Diajarkan di 57 Negara

Ade Rosman
22 Oktober 2025, 19:45
UNESCO
ANTARA FOTO/Abdan Syakura/rwa.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti (ketiga kiri) didampingi Wali Kota Cimahi Ngatiyana (keempat kiri) menyalami siswa saat kunjungan kerja di SDN Cimahi Mandiri 1, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (22/9/2025). Dalam kunjungan kerjanya, Mendikdasmen meninjau sarana dan prasarana, proses pembelajaran menggunakan papan interaktif (smartboard) serta memberikan arahan pada pelatihan guru bimbingan konseling (BK) di sekolah dasar.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa selain telah diakui sebagai bahasa resmi dalam rapat-rapat United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), bahasa Indonesia kini juga diajarkan di berbagai negara.

“Alhamdulillah, pada periode sebelumnya, Bahasa Indonesia sudah ditetapkan sebagai bahasa resmi dalam rapat-rapat UNESCO. Insyaallah pada November ini, jika diizinkan Bapak Presiden, saya akan menghadiri pertemuan UNESCO dan untuk pertama kalinya akan berpidato menggunakan Bahasa Indonesia,” kata Mu’ti dalam acara Taklimat Media di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Rabu (22/10).

Menurut Mu’ti, penggunaan Bahasa Indonesia di forum internasional menjadi simbol pengakuan dunia terhadap nilai budaya bangsa dan identitas nasional.

Mu’ti menambahkan, saat ini Program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) telah berkembang pesat dan diselenggarakan di 57 negara. Program tersebut menjadi sarana penting untuk memperkenalkan Bahasa Indonesia ke dunia.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Program Studi Bahasa Indonesia akan segera dibuka di Universitas Al-Azhar, Mesir, dan telah diminati sekitar 300 mahasiswa.

“Insyaallah nanti kami akan ke Al-Azhar untuk bertemu Grand Syekh dan menyampaikan dukungan terhadap program internasionalisasi Bahasa Indonesia,” kata Mu’ti.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...