Pramono Anung: Portal Satu Data Bisa Mengukur Kemajuan Kota Jakarta

Image title
11 November 2025, 11:05
Jakarta Smart City
Katadata
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, kehadiran Portal Satu Data merupakan yang sangat penting. Karena, kata dia, kemajuan Jakarta bisa diukur dengan Portal Satu Data.

“Saya meyakini bahwa kemajuan suatu bangsa atau efektivitas suatu pemerintahan Itu sangat tergantung bagaimana kita memanfaatkan data dengan benar. Maka dengan demikian hampir semua hal yang berkaitan data akurasi itu menjadi penting Maka dalam rapat-rapat ketika mengambil keputusan saya selalu mengacu pada data dalam semua persoalan termasuk hal-hal yang kemudian bersifat sensitif,” kata Pramono di acara Peluncuran Portal Satu Data Provinsi DKI Jakarta, Selasa (11/11/2025) di Gedung A.A Maramis, Jakarta.

Pramono mengungkapkan, ketika pemerintah memotong Dana Bagi Hasil untuk Jakarta sebesar Rp15 triliun, dirinya menggunakan data untuk mengetahui pos-pos mana saja yang bisa dikurangi dan yang tidak bisa dikurangi.

Hal pertama adalah KJP yaitu Kartu Jakarta Bintang yang jumlahnya adalah 707.920 siswa dengan total Rp1,6 triliun. Hal kedua adalah Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul yang angkanya Rp380 miliar serta TPP untuk ASN.

“Ketika dana bagi hasil Jakarta dipotong Rp15 triliun saya betul-betul membuka data apa saja yang menjadi kelemahan, kekurangan Jakarta. Salah satu faktor utama di Jakarta itu semua indikasinya positif kecuali gini rasio yaitu perbedaan kaya miskin yang kemudian mengalami kenaikan dari 0,39 menjadi 0,421 pada tahun lalu Sehingga ketika dana bagi hasil dan APBD kami dipotong Rp15 triliun ada tiga yang tidak boleh diganggu sama sekali,” jelas Pramono.

Pramono mengatakan, dirinya beserta seluruh jajaran di Pemprov ingin memperbaiki Jakarta dengan data yang benar. Karena itu, Pramono mengucapkan terima kasih kepada BPS dan juga BSSN yang bekerja sama dengan Pemprov Jakarta terkait data dan juga keamanan data.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, Portal Satu Data sudah selaras dengan amanat Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Kata dia, Portal Satu Data bisa menjadi acuan untuk daerah lain dalam pengelolaan dan penyajian data yang berkualitas.

“Hngga hari ini portal satu data Jakarta telah menyajikan total 4.795 dataset yang berasal dari 53 organisasi yang terdiri dari 51 organisasi perangkat daerah dan 2 organisasi lainnya yang kategori dalam 30 jenis topik strategi mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, dan lain sebagainya,” jelas Budi.

Budi menambahkan, tahun ini Pemprov Jakarta meluncurkan wajah baru portal dengan 3 pembangunan utama yang menghadirkan menu visualisasi data yang interaktif dan berbasis insight. Kata Budi, Ini adalah lompatan dari penyajian data mentah menjadi wawasan yang siap pakai masyarakat dan para pengambil putusan bisa langsung melihat trend dan pola dari data-data strategis tanpa perlu mengolahnya secara manual.

“Selain itu kami juga sudah menyediakan akses multibahasa Indonesia dan Inggris untuk menjangkau lebih banyak pengguna data kedua kami mengimplementasikan pencarian semantik berbasis kecerdasan buatan (AI), pengguna cukup mengetikkan pertanyaan dalam bahasa sehari-hari dan sistem AI kami akan membantu menemukan dataset yang paling relevan,” pungkas Budi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...