Prabowo: Saya Dituduh Ingin Jadi Diktator
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasannya berjuang agar kekayaan alam Indonesia dinikmati oleh masyarakat sendiri. Dia mengatakan akan terus berjuang meski dicap macam-macam oleh sejumlah pihak.
"Karena itu saya berjuang terus. Saya dituduh maju menjadi diktator, dituduh mau berkuasa, dituduh mau kudeta. Tetap saya sejak muda bersumpah sebagai prajurit TNI," kata Prabowo saat berpidato dalam panen raya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).
Prabowo mengatakan, dirinya selalu mempertanyakan mengapa ada kebocoran kekayaan Indonesia. Oleh sebab itu, dia berjanji akan terus berjuang untuk memberikan keadilan.
"Saya bukan orang pintar, saya tidak punya gelar profesor. Tapi saya bisa melihat mana yang benar dan tidak benar," katanya.
Dalam acara yang sama, Prabowo mengumumkan Indonesia saat ini sudah mencapai swasembada pangan pada 2025. Prabowo menargetkan swasembada pangan dapat tercapai dalam empat tahun. Namun hal ini ternyata bisa diwujudkan dalam kurun waktu satu tahun pemerintahannya.
Berdasarkan data badan pusat statistik, jumlah produksi beras nasional per Desember 2025 mencapai 34,71 juta ton. Angka ini surplus 4 juta ton dibandingkan angka kebutuhan 2025. Kondisi ini membuat Indonesia tidak mengimpor beras konsumsi maupun jagung pakan pada 2025.
Prabowo mengatakan nantinya swasembada pangan tidak hanya berlaku untuk beras saja, namun juga komoditas jagung, singkong, hingga bawang putih. "Jagung dalam waktu dekat akan swasembada. Pakan akan murah untuk peternak dan petani," ujarnya.
