Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros Sulsel

Ameidyo Daud Nasution
17 Januari 2026, 17:20
Ilustrasi pesawat ATR milik Indonesia Air Transport. Foto: Laman Indonesia Air
Indonesia Air
Ilustrasi pesawat ATR milik Indonesia Air Transport. Foto: Laman Indonesia Air
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di wilayah antara Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1).

Pesawat tersebut terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan dijadwalkan mendarat pukul 12.20 WIB. Basarnas Makassar telah mengerahkan tim menuju lokasi setelah menerima titik koordinat hilang kontak pesawat tersebut.

"Saat ini kami menuju lokasi yang mana diberikan titik koordinat (lokasi hilang kontak) oleh Airnav Makassar di sekitaran Maros, Leang-leang," ujar Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar Andi Sultan seperti dikutip dari Antara.

Basarnas mengatakan pesawat tersebut mengangkut 11 orang. Mereka terdiri dari delapan awak dan tiga penumpang.

"Kontak terakhir dengan pesawat dilaporkan terputus pada pukul 13.17 WITA," katanya.

Posisi terakhir pesawat diperkirakan berada di sekitar kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros. Koordinat hilangnya pesawat berada pada titik 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.

 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan mengatakan pencarian dilakukan Basarnas dengan penerbangan helikopter TNI Angkatan Udara (AU).

"Target pencarian di pegunungan kapur Bantimurung, desa Leang-leang, Kabupaten Maros, dan menjadi Posko Basarnas di dekat lokasi," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa di Jakarta, Sabtu (17/1).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...